
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyatakan kesiapan Kota Bogor dalam mendukung program tersebut, sekaligus mendorong penyelesaian persoalan sampah secara terintegrasi di wilayah Bogor Raya hingga kawasan aglomerasi Bandung Raya, mencakup Kota dan Kabupaten Bandung, Purwakarta, Bandung Barat, dan Cianjur di Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
“Ini menjadi peluang besar untuk menyelesaikan persoalan sampah secara bersama-sama, tidak hanya di Kota Bogor, tetapi juga di wilayah Bogor Raya dan aglomerasi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Pemkot Bogor mengusulkan pembangunan fasilitas PSEL di kawasan Kayumanis, yang direncanakan mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan energi listrik sebesar 10 hingga 15 megawatt.
Melalui pengembangan PSEL, diharapkan penanganan sampah tidak hanya berfokus pada pengurangan timbulan, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa energi terbarukan yang ramah lingkungan.
Pemkot Bogor juga menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah sekitar, serta pihak terkait lainnya dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















