
BOGORTODAY.COM – Keran air yang terus menetes meski sudah ditutup rapat merupakan masalah umum di banyak rumah, baik yang baru maupun yang lama. Meski tetesan air tidak langsung membuat persediaan habis, suara air yang menetes bisa mengganggu, dan tentunya sayang jika air bersih terbuang percuma.
Berdasarkan informasi dari pakar pipa, keran yang menetes bisa disebabkan beberapa faktor:
- Bagian Keran Berkarat atau Retak
Keran yang terbuat dari logam rawan mengalami karat, terutama jika kualitas air kurang baik. Proses oksidasi membuat logam mudah rusak. Solusi terbaik adalah memilih keran berbahan stainless steel agar lebih tahan lama.
- Bukaan Keran Tidak Rapat
Bagian seperti ring-O, seal, washer, atau katup bisa aus sehingga keran tidak menutup sempurna. Segel karet atau plastik di dalam gagang keran yang rusak juga dapat menyebabkan kebocoran.
- Pemakaian Air Berlebihan
Penggunaan air yang terlalu sering atau besar dapat memberi tekanan ekstra pada komponen keran, menimbulkan retak, kebocoran, dan celah yang akhirnya membuat air menetes terus-menerus.
Langkah-langkah Memperbaiki Keran Air yang Menetes
Berikut cara sederhana untuk mengatasi keran yang bocor, dikutip dari sumber terpercaya:
- Siapkan Peralatan
Persiapkan kunci pas, obeng, cartridge pengganti atau ring-O, serta selotip khusus pipa. - Matikan Saluran Air
Pastikan aliran air dimatikan sebelum membongkar keran agar tidak terjadi percikan atau tumpahan air. - Lepaskan Gagang Keran
Cari sekrup pengunci dan lepaskan gagang keran dengan hati-hati. Simpan sekrup agar tidak hilang. - Buka Cartridge atau Katup
Gunakan kunci pas untuk membuka cartridge atau katup. Putar berlawanan arah jarum jam, kemudian simpan di tempat aman. - Periksa dan Ganti Washer atau Ring-O
Cek kondisi washer dan ring-O. Jika sudah berubah bentuk, berkarat, atau rusak, segera ganti dengan yang baru. - Pasang Selotip Khusus Keran
Untuk keran berulir, pasang selotip pipa melingkar agar sambungan lebih rapat dan air tidak bocor. - Pasang Kembali Komponen Keran
Susun kembali semua komponen dengan kencang tapi tidak berlebihan. Gunakan kunci pas searah jarum jam untuk mengencangkan. - Nyalakan Air
Setelah semua terpasang, nyalakan kembali aliran air untuk memastikan keran sudah tidak menetes.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, keran air yang menetes bisa diperbaiki sendiri di rumah. Perawatan rutin juga disarankan agar keran tetap awet dan air tidak terbuang percuma.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















