
Studi pada 2021 menunjukkan bahwa kortisol tidak hanya meningkatkan nafsu makan tetapi juga memengaruhi persepsi rasa dan sistem penghargaan di otak. Akibatnya, makanan lezat dan padat kalori menjadi lebih menggoda, terutama saat stres tinggi atau tidur kurang berkualitas.
Cara Mengatasi Ngidam Gula di Pagi Hari
Agar energi tetap stabil dan keinginan gula tidak berlebihan, beberapa langkah berikut bisa diterapkan:
- Sarapan dalam 30–60 Menit Setelah Bangun
Pilih menu sarapan yang mengombinasikan protein, lemak sehat, dan serat. Hindari makanan “praktis” yang meskipun berlabel sehat, seringkali tinggi gula. Pilihan sarapan rendah gula termasuk oatmeal, roti dari biji-bijian utuh, yogurt tawar dengan potongan buah, atau sereal tanpa tambahan gula.
- Minum Kopi Setelah Sarapan
Kopi sebaiknya dikonsumsi setelah makan. Minum kopi dalam keadaan perut kosong dapat menstimulasi kortisol lebih tinggi dan berpotensi memicu masalah pencernaan atau kecemasan.
- Cukupi Kebutuhan Cairan
Saat rasa ngidam gula muncul, cobalah minum air putih terlebih dahulu. Tubuh yang dehidrasi setelah tidur semalaman bisa memberi sinyal mirip rasa lapar atau kelelahan.
- Padukan Karbohidrat dengan Protein atau Lemak Sehat
Jika sarapan mengandung roti, buah, atau sereal, tambahkan protein atau lemak sehat. Hal ini membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah sehingga energi lebih stabil dan rasa lapar tidak cepat muncul.
Dengan memahami alasan biologis di balik keinginan gula di pagi hari, kita bisa memilih strategi sarapan yang lebih sehat tanpa menekan energi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















