Pertolongan Pertama saat Terkena Air Keras: Langkah Cepat untuk Mengurangi Luka

Pertolongan Pertama
Ilustrasi Pertolongan Pertama. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Air keras merupakan cairan bersifat korosif dengan tingkat keasaman yang sangat tinggi, contohnya asam sulfat (H₂SO₄) dan asam klorida (HCl). Kontak langsung dengan kulit bisa menimbulkan rasa nyeri hebat dan luka bakar kimia dalam waktu singkat.

Kerusakan ini bisa semakin parah jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, mengetahui langkah pertolongan pertama sangat penting sebelum korban mendapat perawatan medis profesional.

  1. Singkirkan Pakaian atau Barang yang Terkena

Langkah pertama adalah segera melepas pakaian atau benda yang telah terkontaminasi oleh air keras, seperti jaket, tas, atau aksesori.

Gunakan sarung tangan atau benda pelindung saat memindahkan barang agar cairan kimia tidak mengenai tangan atau kulit penolong.

  1. Jangan Mengelap Cairan
BACA JUGA :  10 Strategi Memasak Hemat agar Pengeluaran Makan Tetap Terkendali di Tengah Kenaikan Harga

Meski refleks pertama mungkin ingin mengelap cairan, tindakan ini justru berisiko menyebarkan zat kimia ke area kulit lain, memperluas luka bakar. Hindari menggosok atau menyeka cairan yang menempel.

  1. Bilas dengan Air Bersih Mengalir

Segera siram area yang terkena dengan air bersih yang mengalir selama 10–20 menit. Pembilasan ini berfungsi untuk mengencerkan zat kimia sekaligus mendinginkan kulit yang terbakar. Jika air bersih tidak tersedia, susu atau cairan netral lainnya bisa digunakan sementara.

  1. Bersihkan Kulit dengan Air dan Sabun

Setelah pembilasan awal, kulit bisa dicuci dengan sabun ringan dan air mengalir. Hal ini membantu mengangkat sisa bahan kimia dari permukaan kulit. Pastikan pakaian yang terkena sudah dilepas agar zat kimia tidak terus menempel.

  1. Tutupi Luka dengan Kasa Steril
BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

Setelah bersih, tutupi luka bakar dengan perban atau kasa steril. Ini membantu melindungi jaringan kulit dari infeksi sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan.

  1. Segera Dapatkan Perawatan Medis

Luka akibat air keras dapat merusak jaringan kulit hingga lapisan yang lebih dalam, bahkan organ di bawahnya. Oleh karena itu, korban sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit atau pusat medis terdekat. Penanganan cepat oleh tenaga profesional dapat mencegah komplikasi lebih lanjut.

Catatan Penting

Pertolongan pertama hanya bersifat mengurangi dampak awal luka bakar kimia. Perawatan medis tetap diperlukan untuk memastikan luka tidak berkembang menjadi lebih parah atau terinfeksi.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================