
Serangan tersebut merupakan respons atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam insiden yang melibatkan AS dan Israel pada akhir Februari lalu.
Dalam situasi ini, Pakistan berupaya menjaga keseimbangan antara komitmennya terhadap Arab Saudi dan hubungan diplomatiknya dengan Iran.
Upaya Diplomasi dan Jaminan Keamanan
Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyatakan bahwa pihaknya telah mengingatkan Iran mengenai kewajiban Islamabad terhadap Riyadh berdasarkan perjanjian tersebut. Ia juga menyebut telah memperoleh jaminan bahwa wilayah Arab Saudi tidak akan digunakan untuk menyerang Iran.
Namun, serangan terhadap sejumlah target di Arab Saudi, termasuk fasilitas strategis dan gedung diplomatik, masih terus terjadi.
Komitmen dan Kerja Sama Lebih Lanjut
Menjelang pengerahan militer ini, Perdana Menteri Shehbaz Sharif kembali menegaskan komitmen negaranya untuk mendukung Arab Saudi.
Ia menyampaikan bahwa Pakistan akan berdiri “bahu-membahu” bersama kerajaan tersebut dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.
Selain kerja sama militer, kedua negara juga sepakat mempercepat realisasi investasi Arab Saudi di Pakistan senilai sekitar 5 miliar dolar AS.
Langkah pengerahan jet tempur ini mencerminkan semakin eratnya hubungan strategis antara Pakistan dan Arab Saudi, baik di bidang pertahanan maupun ekonomi. Di tengah dinamika geopolitik yang kompleks, kerja sama ini diperkirakan akan terus berkembang sebagai upaya menjaga stabilitas kawasan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















