Rumah CEO OpenAI Diserang Bom Molotov, Diduga Terkait Isu Pengembangan AI

CEO OpenAI
Rumah CEO OpenAI Diserang Bom Molotov, Diduga Terkait Isu Pengembangan AI. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM – Insiden mengejutkan terjadi di San Francisco ketika rumah CEO OpenAI, Sam Altman, menjadi sasaran pelemparan bom molotov. Pelaku yang diketahui berusia 20 tahun diduga memiliki motif yang berkaitan dengan penolakan terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa tersangka, yang diidentifikasi sebagai Daniel Alejandro Moreno-Gama, sempat terhubung dengan komunitas daring yang kritis terhadap perkembangan AI.

Ia diketahui pernah bergabung dalam server Discord milik PauseAI, sebuah organisasi yang mendorong penundaan sementara pengembangan teknologi AI canggih.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Minta Semua Pihak Jaga Kawasan Gunung Salak

Meski demikian, pihak organisasi menegaskan tidak memiliki keterkaitan langsung dengan aksi kekerasan tersebut.

Mereka menyatakan bahwa pelaku bukan bagian dari kegiatan resmi organisasi dan tidak pernah terlibat dalam kampanye atau acara yang mereka selenggarakan. Setelah insiden terjadi, akun pelaku langsung diblokir dari komunitas tersebut.

Pihak San Francisco Police Department mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat petugas menerima laporan kebakaran di sebuah rumah kawasan North Beach pada dini hari. Api dilaporkan hanya merusak bagian gerbang luar dan tidak menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA :  Bolehkah Minum Susu Mentah? Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Pelaku sempat melarikan diri, namun ciri-cirinya segera disebarkan ke seluruh petugas. Beberapa saat kemudian, polisi menerima laporan adanya ancaman pembakaran di kantor pusat OpenAI. Setelah dilakukan pengecekan, pria tersebut diduga merupakan orang yang sama dengan pelaku penyerangan di rumah Altman.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================