Bahaya Kotoran Tikus: Penyakit Mematikan hingga Gangguan Pernapasan di Rumah

BOGORTODAY.COM Tikus dikenal sebagai hewan pengerat yang sering menjadi biang masalah di rumah.

Tak hanya merusak makanan dan barang, hewan ini juga dapat menularkan berbagai penyakit berbahaya. Yang kerap dianggap sepele, tetapi sebenarnya sangat berisiko, adalah kotoran tikus.

Tubuh tikus menjadi tempat berkembang biak berbagai bakteri, virus, dan jamur. Ketika kotorannya berada di dalam rumah, risiko penularan penyakit meningkat drastis, terutama jika tidak ditangani dengan benar.

Jika kamu menemukan kotoran tikus, jangan panik—namun segera ambil langkah aman untuk membersihkannya.

Apa Bahaya Kotoran Tikus bagi Kesehatan?

Berikut adalah berbagai penyakit dan gangguan kesehatan yang bisa disebabkan oleh kotoran tikus.

  1. Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)

Hantavirus adalah penyakit paling berbahaya yang bisa ditularkan melalui kotoran, urine, dan air liur tikus.

Menurut WebMD, HPS merupakan penyakit pernapasan berat dengan tingkat kematian sekitar 38 persen.

Gejala awal:

  • Demam
  • Nyeri otot (terutama di punggung, pinggul, bahu, dan paha)

Bagaimana menular?
Penularan terjadi ketika seseorang menghirup partikel virus dari kotoran atau urine tikus yang sudah mengering. Itulah sebabnya membersihkan kotoran tikus sembarangan sangat berbahaya.

  1. Leptospirosis

Leptospirosis disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira yang menyebar melalui cairan tubuh hewan yang terinfeksi, terutama tikus.

BACA JUGA :  Waspadai! Ini 7 Tanda Diabetes pada Pria yang Kerap Dianggap Sepele

Penularan:

  • Melalui air yang terkontaminasi urine tikus
  • Melalui luka terbuka yang terkena cairan tersebut

Gejala:

  • Demam
  • Menggigil
  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Penyakit kuning

Sebagian orang dapat terinfeksi tanpa gejala, tetapi tetap berpotensi mengalami komplikasi serius.

  1. Lymphocytic Choriomeningitis (LCM)

LCM adalah penyakit akibat paparan kotoran, urine, atau air liur tikus yang terinfeksi virus LCM.

Penyakit ini umum ditularkan oleh tikus rumah, tetapi hewan pengerat lain juga dapat menjadi pembawa.

Tahap awal: gejala mirip flu
Tahap lanjut: dapat berkembang menjadi radang otak, meningitis, hingga meningoensefalitis

Bahaya bagi ibu hamil:
LCM dapat menyebabkan cacat lahir permanen atau bahkan kematian janin.

  1. Infeksi Saluran Pencernaan

Kotoran tikus bisa menjadi sumber bakteri penyebab diare dan muntah, terutama jika mencemari makanan atau permukaan dapur.

Mengutip NSW Health, gejala yang muncul meliputi:

  • Diare
  • Demam
  • Nyeri perut
  • Muntah
  • Kelelahan
  • Sakit kepala

Sebagian infeksi dapat menjadi parah dan membutuhkan antibiotik khusus.

  1. Histoplasmosis

Kotoran tikus yang menumpuk dapat memicu pertumbuhan jamur yang menghasilkan spora berbahaya.

Ketika spora terhirup, seseorang dapat mengalami histoplasmosis, infeksi paru-paru yang menyerupai pneumonia.

Gejala:

  • Batuk terus-menerus
  • Demam
  • Nyeri dada
  • Kelelahan

Jika tidak segera ditangani, penyakit ini dapat berkembang menjadi kondisi kronis.

  1. Salmonella
BACA JUGA :  Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Ratusan Warga Desa Parakan Muncang Terdampak

Tikus dapat mencemari makanan dan peralatan masak melalui kotoran dan urinenya. Bakteri Salmonella menyebabkan keracunan makanan dengan gejala:

  • Kram perut
  • Mual
  • Muntah
  • Diare

Membersihkan kotoran tikus sembarangan dapat menyebarkan bakteri ini lebih luas.

  1. Alergi dan Masalah Pernapasan

Selain penyakit infeksi, kotoran tikus juga bisa memicu reaksi alergi atau memperburuk kondisi pernapasan seperti asma.

Partikel kecil dari kotoran, urine, atau bulu tikus dapat beterbangan di udara dan menurunkan kualitas udara rumah.

Cara Aman Membersihkan Kotoran Tikus

Untuk mencegah risiko paparan, lakukan langkah-langkah berikut:

Gunakan masker dan sarung tangan
Jangan menyapu atau menggunakan vacuum (bisa membuat debu beterbangan)
Semprotkan disinfektan atau cairan pembersih sebelum mengangkat kotoran
Gunakan tisu atau lap sekali pakai
Buang kotoran dalam kantong tertutup
Cuci tangan dengan sabun setelah selesai

Kotoran tikus bukan masalah sepele. Di dalamnya terdapat berbagai virus, bakteri, dan jamur yang bisa menyebabkan penyakit serius seperti HPS, leptospirosis, hingga infeksi pencernaan. Bahkan, beberapa penyakit bisa berujung fatal jika tidak segera ditangani.

Jika menemukan kotoran tikus di rumah, lakukan pembersihan dengan prosedur yang benar dan segera ambil langkah untuk menyingkirkan tikus agar rumah tetap aman dan sehat.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================