BOGORTODAY.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah, salah satunya adalah puasa Arafah.
Ibadah ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Zulhijah dalam kalender Hijriah dan memiliki keutamaan yang sangat besar, khususnya bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.
Puasa Arafah dikenal sebagai salah satu amalan yang paling utama di bulan Zulhijah karena memiliki keutamaan pengampunan dosa serta pahala yang berlimpah.
Dalil Keutamaan Puasa Arafah
Keutamaan puasa Arafah dijelaskan dalam beberapa hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya diriwayatkan oleh Abu Qatadah RA, yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang puasa hari Arafah:
Puasa pada hari tersebut dapat menjadi sebab diampuninya dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun yang telah berlalu dan satu tahun yang akan datang.
Hal ini menunjukkan bahwa puasa Arafah memiliki kedudukan istimewa dalam Islam, terutama bagi muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Penentuan Tanggal Puasa Arafah di Indonesia
Di Indonesia, penetapan awal Zulhijah dan Hari Raya Idul Adha dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal) yang ditetapkan dalam sidang isbat oleh pemerintah.
Selain pemerintah, organisasi Islam seperti Muhammadiyah juga menggunakan metode perhitungan astronomi tersendiri, sehingga terkadang terdapat perbedaan dalam penentuan tanggal hijriah.
Perkiraan Puasa Arafah 2026 Versi Pemerintah
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















