
Paparan cahaya di pagi hari juga berperan dalam menjaga Ritme Sirkadian. Sistem ini mengatur kapan tubuh harus aktif dan kapan waktunya beristirahat.
Saat tubuh terkena sinar matahari di pagi hari, otak akan menerima sinyal untuk meningkatkan kewaspadaan. Pada saat yang sama, produksi Melatonin akan ditekan, sehingga rasa kantuk berkurang di siang hari dan kualitas tidur di malam hari menjadi lebih baik.
Dampak Jika Kekurangan Sinar Matahari
Kurangnya paparan cahaya alami dapat memengaruhi keseimbangan kimia dalam otak. Akibatnya, seseorang bisa lebih mudah merasa lelah, kurang bersemangat, dan emosinya menjadi tidak stabil.
Dalam jangka panjang, kondisi ini bahkan dapat memicu gangguan suasana hati seperti Seasonal Affective Disorder, yang biasanya terjadi saat paparan sinar matahari berkurang, misalnya di musim tertentu.
Cara Mudah Mendapatkan Manfaatnya
Untuk merasakan manfaat sinar matahari pagi, Anda tidak perlu melakukan hal yang rumit. Beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan antara lain:
- Berjalan santai di pagi hari
- Duduk di luar rumah selama beberapa menit
- Membuka jendela agar cahaya masuk ke dalam ruangan
Waktu terbaik adalah pagi hari saat sinar matahari belum terlalu terik, sehingga lebih aman bagi kulit.
Menjaga suasana hati tetap stabil tidak selalu membutuhkan cara yang kompleks. Paparan sinar matahari pagi bisa menjadi solusi alami yang mudah dilakukan setiap hari.
Dengan membiasakan diri mendapatkan cahaya matahari secara cukup, serta didukung pola hidup sehat seperti tidur yang cukup dan aktivitas fisik yang teratur, tubuh dan pikiran dapat terasa lebih segar, seimbang, dan berenergi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















