Daftar Barang Terlarang Saat Haji, Jemaah Wajib Tahu agar Perjalanan Lancar

Berikut sejumlah barang yang sebaiknya tidak dibawa saat menunaikan ibadah haji:

  1. Peralatan elektronik seperti rice cooker

Alat memasak listrik tidak diperbolehkan karena berisiko menimbulkan gangguan keamanan, terutama terkait potensi korsleting atau kebakaran. Selain itu, kebutuhan konsumsi jemaah umumnya sudah disediakan oleh penyelenggara.

  1. Pemanas air

Perangkat pemanas air juga termasuk dalam daftar larangan. Selain memakan ruang di bagasi, penggunaannya berpotensi membahayakan jika tidak sesuai standar keamanan yang berlaku.

  1. Barang terlarang secara hukum

Barang seperti narkotika, senjata api, maupun senjata tajam jelas dilarang keras. Membawa benda-benda tersebut tidak hanya melanggar aturan perjalanan haji, tetapi juga hukum internasional yang dapat berujung pada sanksi pidana berat.

  1. Barang berunsur mistis atau syirik
BACA JUGA :  Resep Bubur Kacang Hijau, Menu Sarapan Hangat dan Bergizi

Benda seperti jimat, patung makhluk hidup, atau perlengkapan yang berkaitan dengan praktik mistis tidak diperbolehkan. Hal ini bertentangan dengan nilai dan tujuan utama ibadah haji.

  1. Uang tunai dalam jumlah besar

Membawa uang memang diperbolehkan, namun jumlahnya perlu dibatasi. Selain rawan hilang, membawa uang dalam jumlah besar juga berkaitan dengan aturan pelaporan keuangan internasional.

  1. Perhiasan mencolo

Jemaah disarankan untuk tidak membawa atau mengenakan perhiasan berlebihan. Selain berisiko hilang, hal ini juga tidak sejalan dengan prinsip kesederhanaan dalam beribadah.

  1. Media hiburan yang tidak relevan
BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Barang seperti CD atau DVD yang tidak berkaitan dengan ibadah, terlebih yang mengandung konten negatif, sebaiknya tidak dibawa karena dapat menimbulkan kendala saat pemeriksaan.

Mematuhi aturan barang bawaan merupakan bagian penting dari persiapan haji. Dengan jumlah jemaah yang sangat besar dan proses keberangkatan yang terorganisir dalam banyak kelompok terbang, kedisiplinan setiap individu sangat berpengaruh terhadap kelancaran perjalanan.

Dengan membawa barang seperlunya dan sesuai ketentuan, jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, aman, dan khusyuk tanpa hambatan yang tidak perlu.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================