Erick Thohir Tanggapi Kasus Tunggakan Gaji Pemain PSBS Biak

Erick Thohir
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Arsip Foto Kemenpora)

BOGORTODAY.COM – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara terkait masalah tunggakan gaji yang dialami para pemain PSBS Biak. Isu ini kembali menyoroti persoalan klasik dalam dunia sepak bola Indonesia, yakni keterlambatan pembayaran hak pemain oleh klub.

Permasalahan ini mencuat setelah sejumlah pemain PSBS Biak menyampaikan keluhan mereka melalui media sosial. Dalam pernyataannya, para pemain mengaku belum menerima gaji selama sekitar dua hingga tiga bulan dari manajemen klub.

Mekanisme Perlindungan Pemain

Menanggapi hal tersebut, Erick menjelaskan bahwa sistem sepak bola nasional sebenarnya telah memiliki mekanisme untuk melindungi hak pemain. Salah satunya melalui lembaga National Dispute Resolution Chamber (NDRC), yang berfungsi sebagai wadah penyelesaian sengketa antara pemain dan klub.

BACA JUGA :  Erick Thohir Sambut Positif Kehadiran Shin Tae-yong di Persija, Diyakini Dongkrak Kualitas Liga

Menurutnya, keberadaan NDRC menjadi langkah penting karena memberikan jalur hukum bagi pemain untuk menuntut hak mereka secara resmi. Bahkan, ia menyebut sistem ini termasuk yang pertama diterapkan di kawasan Asia.

Peran Liga dan Pengawasan Klub

Selain itu, pengawasan terhadap klub juga dilakukan melalui sistem lisensi klub atau club licensing. Mekanisme ini bertujuan memastikan setiap klub memenuhi standar tertentu, termasuk dalam hal finansial.

Erick menambahkan bahwa operator liga juga memiliki kebijakan untuk mengatur distribusi pendapatan kepada klub.

Nilai pendapatan yang diberikan kepada klub saat ini disebut meningkat signifikan dibandingkan musim sebelumnya, sehingga diharapkan dapat membantu stabilitas keuangan klub.

Tindak Lanjut dari Operator Liga

Dari sisi operator, iLeague menyatakan bahwa proses penanganan kasus ini sedang berjalan. Direktur operasionalnya, Asep Saputra, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan pemilik klub PSBS Biak.

BACA JUGA :  Diduga Tolak Beri Uang, Satpam Kafe di Gunung Putri Dikeroyok

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi atas tunggakan gaji yang dikeluhkan para pemain. Ia juga menegaskan bahwa setiap kasus akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku dalam sistem liga.

Harapan Perbaikan Tata Kelola

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya tata kelola profesional dalam sepak bola nasional. Dengan adanya perangkat seperti NDRC dan sistem lisensi klub, diharapkan masalah serupa dapat diminimalkan dan hak pemain lebih terlindungi di masa mendatang.

Penyelesaian yang cepat dan transparan menjadi kunci agar kepercayaan terhadap kompetisi sepak bola Indonesia tetap terjaga.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================