Industri Manufaktur Indonesia Masih Tumbuh Ekspansif di Awal 2026

BOGORTODAY.COM – Sektor industri pengolahan di Indonesia menunjukkan kinerja yang tetap kuat pada awal tahun 2026. Aktivitas industri tercatat masih berada dalam fase ekspansi, mencerminkan adanya peningkatan produksi dan permintaan di berbagai subsektor manufaktur.

Berdasarkan hasil survei Bank Indonesia, Purchasing Managers’ Index (PMI) pada kuartal I 2026 berada di level 52,03%. Angka ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebesar 51,86%, dan masih berada di atas ambang ekspansi 50 poin.

Peningkatan tersebut didorong oleh beberapa komponen utama, seperti naiknya volume produksi, bertambahnya pesanan baru, serta meningkatnya persediaan barang jadi. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas industri pengolahan masih berada dalam tren positif.

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

Jika dilihat berdasarkan subsektor, sebagian besar lapangan usaha industri juga masih berada pada zona ekspansif. Beberapa sektor yang mencatat kinerja tinggi antara lain industri kertas dan percetakan, industri kulit dan alas kaki, serta industri makanan dan minuman. Sektor-sektor tersebut menjadi penopang utama pertumbuhan industri manufaktur pada periode ini.

Memasuki kuartal II 2026, prospek industri pengolahan diperkirakan tetap positif. PMI diproyeksikan meningkat menjadi 52,26%, yang menandakan bahwa aktivitas manufaktur masih akan terus tumbuh.

BACA JUGA :  7 Tips Awet Muda untuk Pria agar Tetap Prima dan Percaya Diri

Pertumbuhan tersebut diperkirakan didorong oleh peningkatan produksi, penguatan permintaan, serta stabilnya persediaan barang. Selain itu, sejumlah subsektor seperti industri furnitur, makanan dan minuman, serta produk berbahan kulit diprediksi masih menjadi motor utama ekspansi industri.

Secara keseluruhan, tren ini menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan Indonesia masih memiliki daya tahan yang kuat di tengah dinamika ekonomi global. Permintaan domestik yang stabil serta aktivitas produksi yang terus meningkat menjadi faktor penting yang menjaga pertumbuhan sektor ini tetap berada di jalur positif.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================