BOGORTODAY.COM – Banyak orang menganggap camilan manis sebagai sesuatu yang harus dihindari sepenuhnya. Padahal, menikmati makanan atau minuman manis sesekali bukanlah masalah, selama dilakukan dengan cara yang tepat. Salah satu hal penting yang sering diabaikan adalah waktu konsumsi.
Camilan manis identik dengan kandungan gula yang tinggi. Inilah yang membuat rasanya lezat dan menggoda. Namun di sisi lain, gula kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari peningkatan berat badan hingga risiko penyakit kronis seperti diabetes dan gangguan jantung.
Meski begitu, gula sebenarnya tetap dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Kuncinya bukan menghindari sepenuhnya, melainkan mengatur jumlah dan waktu mengonsumsinya agar tidak menimbulkan dampak buruk.
Waktu yang Tepat untuk Mengonsumsi Makanan Manis
Waktu makan ternyata berpengaruh besar terhadap bagaimana tubuh merespons gula. Secara umum, waktu terbaik untuk menikmati camilan manis adalah di pagi hari hingga sore hari, terutama setelah makan utama yang bergizi seimbang.
Pada rentang waktu tersebut, tubuh masih aktif bergerak. Aktivitas fisik membantu insulin bekerja lebih efektif dalam mengolah gula menjadi energi. Sebaliknya, jika makanan manis dikonsumsi pada malam hari saat tubuh cenderung beristirahat, proses pengolahan gula menjadi kurang optimal.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi makanan manis di malam hari lebih berisiko menyebabkan lonjakan gula darah dibandingkan siang hari. Hal ini berkaitan dengan sensitivitas insulin yang cenderung lebih tinggi di pagi hari dan menurun menjelang malam.
Jika gula dikonsumsi berlebihan atau di waktu yang kurang tepat, tubuh bisa kesulitan memprosesnya. Akibatnya, kadar gula darah dapat meningkat dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dalam jangka panjang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















