
Salah satu jembatan di Kampung Bojong Garut ditutup sementara karena kerusakan pada struktur penahan, dan saat ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
Bantuan sosial berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya telah mulai disalurkan oleh Pemerintah Desa, Kecamatan, serta dukungan masyarakat.
Adapun kebutuhan mendesak yang masih diperlukan meliputi sembako, selimut, perlengkapan mandi, pakaian harian, serta kebutuhan khusus seperti pampers bayi dan lansia.
Camat Tenjo, Yudhi Utomo, menyampaikan bahwa kondisi saat ini sudah berangsur normal dan masyarakat mulai kembali beraktivitas.
“Kami bersama seluruh unsur masih terus bersiaga di lapangan, khususnya mengantisipasi potensi luapan susulan dari Sungai Cimatuk dan Sungai Cicarehen, serta memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi,” ujarnya.
Seiring dengan surutnya debit air sungai, kondisi di lokasi terdampak kini semakin membaik. Warga mulai kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, sementara pos siaga bencana dan dapur umum telah disiapkan, khususnya di wilayah Kampung Banar, guna mendukung kebutuhan warga yang masih memerlukan bantuan.
Hingga saat ini, petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, Kecamatan, Pemerintah Desa, TKSK, IPSM, tenaga kesehatan, Satpol PP, serta relawan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mengantisipasi potensi luapan lanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus memantau perkembangan di lapangan serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat agar kondisi dapat segera kembali normal.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















