
Meski demikian, ajang ini juga diwarnai beberapa kendala teknis. Sejumlah robot dilaporkan terjatuh di garis start, bahkan ada yang kehilangan arah dan menabrak pembatas lintasan selama perlombaan berlangsung.
Di sisi lain, acara ini mendapat respons positif dari para penonton. Salah satunya adalah seorang mahasiswi bernama Han Chenyu yang mengaku kagum melihat perkembangan teknologi robotik yang begitu cepat. Ia menilai kemajuan ini luar biasa, meskipun juga menimbulkan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap dunia kerja manusia di masa depan.
Penonton lain, Xie Lei, berpendapat bahwa robot berpotensi menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari membantu pekerjaan rumah hingga mendampingi lansia.
Menurut data industri, investasi di sektor robotika dan kecerdasan buatan di Tiongkok terus meningkat pesat, mencapai nilai miliaran dolar setiap tahunnya.
Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan robot humanoid bukan lagi sekadar eksperimen, tetapi sudah menjadi bagian dari arah masa depan teknologi global.
Ajang half marathon ini pun menjadi gambaran nyata bagaimana batas antara kemampuan manusia dan mesin semakin tipis, sekaligus membuka diskusi baru tentang peran teknologi dalam kehidupan manusia di masa mendatang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















