
Tan Shot Yen menekankan bahwa kurangnya asupan gizi sejak usia dini dapat berdampak pada perkembangan anak, baik secara fisik maupun kesehatan secara umum.
Alternatif Cara Memasak yang Lebih Sehat
Sebagai solusi, masyarakat disarankan untuk mulai mengurangi konsumsi makanan gorengan dan beralih ke metode memasak yang lebih sehat, seperti dikukus, direbus, atau dimasak berkuah seperti sup dan semur.
Metode memasak tersebut dinilai lebih baik karena tidak menambahkan lemak berlebih ke dalam makanan serta dapat mempertahankan kandungan gizi alami bahan pangan.
Lembaga riset gizi seperti World Cancer Research Fund juga menegaskan bahwa cara pengolahan makanan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh, terutama terkait asupan kalori dan lemak.
Lebih Tinggi Kalori dan Lemak
Makanan yang digoreng umumnya menyerap minyak dalam jumlah besar selama proses pemasakan. Selain itu, penggunaan tepung atau adonan pelapis sebelum digoreng turut meningkatkan kandungan kalori.
Akibatnya, makanan gorengan cenderung memiliki kadar lemak dan energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan makanan yang dimasak menggunakan metode lain seperti merebus atau mengukus.
Meski lezat dan praktis, konsumsi makanan gorengan sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Mengganti metode memasak dengan cara yang lebih sehat dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kualitas gizi keluarga dan mengurangi risiko penyakit di masa depan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















