Cegah Reumatik, Hindari Kebiasaan Buruk yang Picu Peradangan Sendi

Reumatik
Rematik di Kaki. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Sejumlah kebiasaan dalam keseharian dapat meningkatkan risiko terkena reumatik atau rheumatoid arthritis, penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan kronis pada sendi. Meski faktor genetik berperan, gaya hidup juga turut menyumbang risiko.

Reumatik tidak hanya menimbulkan nyeri hebat pada persendian, tetapi juga berpotensi merusak organ lain seperti kulit, jantung, pembuluh darah, hingga paru-paru.

Dilansir dari Med India dan berbagai sumber medis lainnya, berikut sejumlah kebiasaan yang berpotensi memicu timbulnya reumatik:

  1. Konsumsi Kopi Berlebihan

Asupan kopi yang terlalu banyak dikaitkan dengan meningkatnya risiko artropati atau penyakit sendi, yang bisa berkembang menjadi reumatik. Minum kopi dengan tambahan gula juga dapat memperparah peradangan sendi.

  1. Kurang Aktivitas Fisik
BACA JUGA :  Fenomena Alam dalam Al-Qur'an dan Keterkaitannya dengan Sains Modern

Gaya hidup minim gerak, termasuk terlalu sering memesan makanan lewat ojek online, membuat tubuh jarang bergerak. Aktivitas fisik sangat penting untuk menjaga kesehatan sendi dan mencegah peradangan.

  1. Kurang Tidur dan Sering Begadang

Tidur yang tidak cukup berdampak buruk bagi kesehatan secara keseluruhan, termasuk persendian. Studi menunjukkan kurang tidur dapat memperparah gejala reumatik, sekaligus memengaruhi pola makan yang tidak sehat.

  1. Olahraga Berlebihan

Meski penting, olahraga yang dilakukan secara berlebihan atau tanpa memperhatikan batas kemampuan tubuh justru dapat memicu kekambuhan reumatik. Olahraga sebaiknya dilakukan dengan intensitas dan durasi yang sesuai kondisi fisik.

  1. Konsumsi Makanan Ultraproses
BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

Makanan seperti sosis kemasan tergolong produk ultraproses yang mengandung bahan tambahan dan pengawet. Jenis makanan ini berpotensi memicu peradangan yang berkontribusi terhadap munculnya reumatik.

Stres Berkepanjangan

Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu respons imun berlebihan dan menyebabkan peradangan.

Dokter reumatologi dari New York University menyebut stres kronis sebagai salah satu pemicu radang sendi.

Pakar kesehatan mengimbau masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dan aktif, tidur cukup, serta mengelola stres dengan baik demi mencegah risiko terkena reumatik. Jika muncul gejala nyeri sendi terus-menerus, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================