
Faktor lain seperti pemberian pakan berlebihan, kepadatan ikan yang terlalu tinggi, serta jarang mengganti air juga dapat memperburuk kondisi ini.
Cara Membersihkan Akuarium dari Diatom
Untuk mengatasi lapisan cokelat, pemilik akuarium dapat membersihkan kaca menggunakan spons lembut atau kain khusus. Sementara itu, kerikil di dasar akuarium sebaiknya dibersihkan menggunakan alat penyedot saat proses penggantian air.
Perawatan rutin seperti penggantian sebagian air secara berkala sangat penting untuk menjaga kualitas air tetap stabil. Media filter juga sebaiknya dibilas menggunakan air dari akuarium, bukan air keran, agar bakteri baik tidak mati.
Beberapa jenis hewan pembersih seperti ikan sapu-sapu dan siput air dapat membantu mengurangi pertumbuhan diatom secara alami.
Cara Mencegah Akuarium Cepat Kotor
Agar masalah ini tidak berulang, keseimbangan ekosistem akuarium perlu dijaga. Pencahayaan ideal sekitar 8–10 jam per hari membantu pertumbuhan tanaman air dan menghambat dominasi diatom.
Selain itu, rutin mengganti air dapat menurunkan kadar silika dan nitrat. Pemberian pakan ikan juga perlu dikontrol agar tidak berlebihan.
Sistem filtrasi harus disesuaikan dengan ukuran akuarium agar proses penyaringan berjalan optimal. Jika air keran memiliki kandungan mineral tinggi, penggunaan air yang sudah difilter bisa menjadi pilihan.
Pada akuarium baru, kemunculan diatom sebenarnya merupakan hal yang normal dan biasanya akan berkurang seiring stabilnya ekosistem.
Dengan perawatan yang konsisten, akuarium dapat kembali jernih, sehat, dan menjadi habitat yang nyaman bagi ikan hias.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















