BOGORTODAY.COM – Menghadapi anak yang mulai sering menolak atau membantah memang bisa menguras kesabaran orang tua. Kata “tidak” yang terus diucapkan, bahkan untuk hal-hal sederhana, kerap menimbulkan kebingungan sekaligus kelelahan.
Namun, kondisi ini sebenarnya merupakan bagian alami dari tumbuh kembang anak. Fase tersebut sering dikenal sebagai “no phase”, yang umumnya muncul pada usia balita ketika anak mulai menyadari bahwa dirinya adalah individu yang mandiri.
Bukan Sekadar Membangkang
Perlu dipahami, anak tidak selalu mengatakan “tidak” karena ingin melawan. Justru, ini adalah cara mereka belajar mengenali diri, menyampaikan keinginan, dan membuat pilihan sendiri.
Proses ini sangat penting karena menjadi fondasi bagi rasa percaya diri serta kemampuan mengambil keputusan di masa depan. Jadi, meskipun terasa menantang, fase ini memiliki peran besar dalam perkembangan emosional anak.
Cara Menghadapi Anak yang Sering Membantah
Agar situasi tidak semakin memanas, orang tua perlu pendekatan yang tepat. Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:
- Tetap tenang saat merespons
Reaksi orang tua sangat memengaruhi kondisi emosi anak. Ketika anak sedang kesal atau menolak, respons yang penuh emosi justru dapat memperburuk keadaan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















