
Rapikan barang-barang yang tidak terpakai atau singkirkan jika sudah tidak dibutuhkan untuk mengurangi risiko sarang tikus.
- Menutup Tempat Sampah
Tempat sampah terbuka dapat menarik perhatian tikus karena aroma sisa makanan. Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup rapat agar bau tidak menyebar.
Meski dalam keadaan kosong, sebaiknya tempat sampah tetap tertutup untuk mencegah bau tertinggal menarik tikus.
- Menggunakan Jebakan Tikus
Jika tikus sudah terlanjur masuk, penggunaan jebakan bisa menjadi solusi. Berbagai jenis perangkap tersedia, mulai dari jebakan mekanis hingga bahan kimia seperti rodentisida.
Namun, penggunaannya harus hati-hati, terutama jika ada anak-anak atau hewan peliharaan di rumah.
- Memanfaatkan Lem Tikus
Lem tikus juga bisa digunakan untuk menangkap tikus di area tertentu. Letakkan di jalur yang sering dilewati tikus, seperti sudut dapur atau dekat tempat sampah.
Pastikan penggunaannya aman dan tidak membahayakan hewan lain seperti kucing atau anjing.
Mengatasi tikus tidak cukup hanya dengan mengusirnya, tetapi juga perlu mencegah agar tidak kembali. Dengan menjaga kebersihan, menutup akses masuk, dan mengelola lingkungan rumah dengan baik, risiko kehadiran tikus bisa diminimalkan secara efektif.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















