Menulis Tangan vs Mengetik: Mana yang Lebih Efektif untuk Belajar?

Menulis
Ilustrasi Menulis. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Di era digital saat ini, aktivitas mencatat hampir selalu identik dengan perangkat elektronik seperti laptop, tablet, atau ponsel. Mengetik dianggap lebih praktis karena hasilnya rapi, mudah disimpan, dan cepat dibagikan.

Namun, kemudahan tersebut tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas dalam proses belajar.

Sebaliknya, menulis tangan yang terlihat lebih lambat justru memiliki manfaat kognitif yang lebih dalam bagi pemahaman dan daya ingat.

Menulis Tangan Melatih Cara Berpikir

Saat seseorang menulis dengan tangan, ia tidak bisa mencatat semua informasi secara langsung seperti saat mengetik. Otak dipaksa untuk menyaring, memilih inti informasi, lalu merangkumnya dengan bahasa sendiri sebelum dituliskan.

BACA JUGA :  Dede Chandra Dorong 4 SMA/SMK Negeri Baru di Kabupaten Bogor

Proses ini membuat otak bekerja lebih aktif, sehingga informasi tidak hanya dicatat, tetapi juga dipahami. Dengan kata lain, menulis tangan bukan sekadar aktivitas motorik, tetapi juga proses berpikir yang lebih dalam.

Hasil Riset Mendukung Keunggulan Tulisan Tangan

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mencatat dengan tulisan tangan dapat meningkatkan pemahaman materi dibandingkan mengetik. Salah satunya adalah ulasan dalam jurnal Educational Psychology Review yang menggabungkan puluhan studi. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang mencatat dengan tangan dan kemudian meninjaunya kembali memiliki hasil belajar yang lebih baik.

BACA JUGA :  Pansus DPRD Kota Bogor Rampungkan Raperda BPBD Tipe A dalam Waktu Satu Bulan

Hal ini terjadi karena tulisan tangan mendorong seseorang untuk tidak sekadar menyalin, tetapi juga mengolah informasi menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================