
Dari sisi neurosains, aktivitas menulis tangan juga diketahui melibatkan lebih banyak area otak yang berkaitan dengan memori jangka panjang. Artinya, informasi yang ditulis dengan tangan cenderung lebih mudah diingat.
Keunggulan Mengetik Tetap Ada
Meski demikian, mengetik bukan berarti tidak bermanfaat. Dalam situasi tertentu, seperti mencatat materi dalam jumlah besar atau saat informasi disampaikan dengan cepat, mengetik jauh lebih efisien.
Bahkan, beberapa studi dalam jurnal Learning and Instruction menunjukkan bahwa pada kondisi tertentu, seperti pada individu dengan kesulitan belajar tertentu, mengetik bisa menjadi pilihan yang lebih membantu.
Mana yang Lebih Baik?
Jika tujuan utama adalah kecepatan dan efisiensi, mengetik jelas lebih unggul. Namun, jika fokusnya adalah pemahaman mendalam dan daya ingat jangka panjang, menulis tangan masih memiliki kelebihan tersendiri.
Keduanya tidak harus dipertentangkan. Justru, kombinasi keduanya bisa menjadi strategi belajar yang lebih seimbang—mengetik untuk kecepatan, dan menulis tangan untuk memperkuat pemahaman.
Di tengah kemudahan teknologi, menulis tangan tetap relevan sebagai cara sederhana untuk membantu otak bekerja lebih aktif. Memberikan ruang bagi diri sendiri untuk menulis secara perlahan dapat menjadi salah satu cara efektif agar informasi benar-benar dipahami, bukan sekadar disimpan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















