
Berjalan cepat setidaknya 30 menit selama lima kali seminggu secara klinis bisa menurunkan tekanan darah hingga 8–10 poin.
Selain itu, kebiasaan ini juga berkontribusi menjaga berat badan tetap sehat.
- Mendukung Penurunan Berat Badan
Jalan kaki setelah makan adalah bentuk olahraga ringan yang bisa mendukung program penurunan berat badan. Aktivitas ini membantu tubuh membakar kalori sekaligus menjaga defisit energi.
Bahkan, penelitian menunjukkan aktivitas aerobik ringan 30 menit per minggu saja sudah bisa menurunkan lingkar pinggang dan kadar lemak tubuh, terutama bila dilakukan konsisten.
- Meningkatkan Suasana Hati
Tak hanya menyehatkan tubuh, jalan kaki juga baik untuk kesehatan mental. Aktivitas ini membantu meningkatkan serotonin, dopamin, dan endorfin — zat kimia otak yang membuat suasana hati lebih bahagia.
Jalan kaki bisa menjadi cara sederhana untuk mengurangi stres. Jika sulit meluangkan waktu lama, cobalah membaginya menjadi beberapa sesi jalan singkat 15 menit dalam sehari.
Jalan kaki setelah makan adalah kebiasaan ringan yang sering diremehkan, padahal manfaatnya luar biasa.
Mulai dari menstabilkan gula darah, memperlancar pencernaan, sampai memperbaiki mood.
Jadi, lain kali selesai makan, jangan langsung rebahan — cobalah bergerak dengan berjalan kaki agar tubuh dan pikiran tetap sehat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














