Ratusan Sapi Kurban di Bogor Terancam Kurus Akibat Krisis Pakan

Diskanak
Pedagang hewan kurban memantau kondisi sapi-sapi di lapaknya di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/5/2026). Cuaca pancaroba mempersulit pasokan pakan sehingga pedagang terpaksa mencari rumput hingga ke wilayah Leuwiliang dan Jonggol demi menjaga kondisi lebih dari 200 ekor ternak tetap layak jual menjelang Iduladha 1446 H. FOTO : BOGORTODAY.COM/RIFKI RAMADHAN.

BOGORTODAY.COM – Lebih dari 200 ekor sapi kurban milik pedagang di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat terancam kurus akibat sulitnya pasokan pakan yang diperparah cuaca pancaroba. Pedagang terpaksa berburu rumput hingga ke wilayah Leuwiliang dan Jonggol demi menjaga kondisi fisik ternak tetap layak jual menjelang Iduladha 1447 H.

Pemilik lapak hewan kurban, Jaharuddin, menegaskan bahwa ketersediaan pakan menjadi prioritas utama yang tidak boleh terganggu. Jika stok pakan sampai berkurang, ia khawatir kualitas ternak akan anjlok sebelum hari penyembelihan tiba.

BACA JUGA :  Bapenda Kabupaten Bogor Minta Desa dan Kelurahan Laporkan Potensi Pajak

“Jadi yang paling kita upayakan itu bagaimana supaya menyediakan pakan ini jangan sampai kurang. Kalau memang kurang, otomatis nanti sapinya bakal kurus,” ujar Jaharuddin, Senin (4/5/2026).

Meski demikian, Jaharuddin menyatakan bahwa pelemahan ekonomi yang tengah terjadi tidak berdampak signifikan terhadap minat masyarakat membeli hewan kurban. Menurutnya, ibadah kurban bagi umat Muslim bersifat mengikat secara keagamaan sehingga daya beli untuk kebutuhan ini relatif terjaga.

BACA JUGA :  Polisi Uji Darah Empat Anjing di Jasinga Usai Mangsa Bocah

“Orang-orang yang sudah biasa berkurban, bagaimanapun caranya mereka tetap mengusahakan agar tetap berkurban,” kata dia.

Dari sisi harga, lapak milik Jaharuddin menawarkan hewan kurban mulai dari Rp 14 juta hingga Rp 45 juta per ekor. Ia mencatat, hewan dengan kisaran harga Rp 20 juta justru paling banyak diminati pembeli musim ini.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================