
BOGORTODAY.COM – Bupati Bogor Rudy SusmantoRudy Susmanto menegaskan tekadnya untuk memberantas praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Ketegasan itu ia sampaikan demi mewujudkan pemerataan fasilitas pendidikan bagi seluruh pelajar di Kabupaten Bogor.
“Kami ingin anak-anak kita, baik sekolah di mana pun, bisa mendapatkan fasilitas yang sama di berbagai sekolah di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy, Senin (4/5/2026).
Rudy menegaskan, upaya pemberantasan KKN tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah seorang diri. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara menyeluruh.
“Tidak akan tuntas dikerjakan sendirian. Butuh gotong royong, butuh dukungan bersama dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” katanya.
Selain di sektor pendidikan formal, Rudy mengungkapkan bahwa perbaikan infrastruktur juga akan menyasar lembaga pendidikan keagamaan. Sejumlah majelis di Kabupaten Bogor dijadwalkan mendapatkan perbaikan infrastruktur melalui skema bantuan keuangan infrastruktur desa pada 2026.
Bantuan tersebut, lanjut Rudy, dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi tempat-tempat ibadah dan lembaga pendidikan berbasis keagamaan yang belum tercatat dalam basis data Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Bantuan keuangan infrastruktur desa dapat digunakan untuk membantu memfasilitasi beberapa tempat ibadah keagamaan yang belum terdata secara langsung oleh pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















