Waspadai Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula, Ini Gejalanya

Gangguan pencernaan:

  • Muntah
  • Diare
  • Tinja mengandung darah atau lendir
  • Perubahan tekstur tinja (terlalu keras atau sangat cair dan berbau menyengat)
  • Nyeri atau kram perut

Reaksi pada kulit dan tubuh:

  • Rasa gatal atau kesemutan di area mulut
  • Pembengkakan pada bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Batuk ringan atau sesak napas
  • Muncul ruam seperti biduran
  • dermatitis atopik yang ditandai kulit kering, kemerahan, dan gatal, biasanya di pipi atau kulit kepala

Gejala ini bisa muncul dalam hitungan hari hingga beberapa minggu setelah bayi mulai mengonsumsi susu formula berbahan dasar susu sapi.

BACA JUGA :  Kenali Gejala Kanker Usus Besar dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Pencernaan

Kapan Harus ke Dokter?

Jika bayi menunjukkan tanda-tanda di atas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis anak. Penanganan yang tepat sejak dini dapat membantu mencegah kondisi menjadi lebih serius.

Selain itu, sebelum memberikan susu formula, orang tua dianjurkan untuk berdiskusi terlebih dahulu dengan tenaga medis agar jenis susu yang dipilih sesuai dengan kondisi anak.

Apakah Alergi Susu Bisa Hilang?

BACA JUGA :  SPMB dalam Perspektif Tata Kelola dan Esensi Pendidikan

Kabar baiknya, alergi susu sapi pada bayi umumnya tidak bersifat permanen. Banyak anak yang berangsur-angsur membaik dan tidak lagi mengalami reaksi alergi saat memasuki usia 18 bulan hingga 2 tahun.

Reaksi tidak cocok terhadap susu formula pada bayi adalah hal yang cukup umum terjadi, terutama akibat alergi protein susu sapi. Mengenali gejala sejak awal dan berkonsultasi dengan dokter menjadi langkah penting untuk memastikan kesehatan dan kenyamanan si kecil tetap terjaga.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================