BRIN Kembangkan Dua Satelit Baru untuk Perkuat Peringatan Dini Bencana

Berbeda dengan satelit konvensional, NEI akan dibangun dalam bentuk konstelasi, yaitu jaringan beberapa satelit yang bekerja secara bersamaan. Rencananya, sekitar 10 satelit akan ditempatkan di orbit ekuator untuk memastikan pemantauan wilayah Indonesia secara real-time tanpa jeda.

Satelit ini akan mengumpulkan data dari berbagai sensor, seperti sistem peringatan tsunami, pemantauan cuaca, hingga aktivitas gempa bumi. Selain itu, NEI juga mendukung komunikasi kebencanaan serta pemantauan sektor maritim dan penerbangan.

BACA JUGA :  Gejala Stroke Tersembunyi pada Usia Muda: Pakar Ungkap Tanda yang Sering Diabaikan

Lanjutan Pengembangan Satelit Nasional

Pengembangan dua satelit ini merupakan kelanjutan dari program satelit nasional sebelumnya. Indonesia telah meluncurkan beberapa satelit dalam seri LAPAN, seperti LAPAN-A1 pada 2007, kemudian LAPAN-A2 pada 2015, dan LAPAN-A3 pada 2016.

Satelit-satelit tersebut sebelumnya digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk observasi Bumi, komunikasi, pemantauan laut, serta pengembangan teknologi antariksa.

BACA JUGA :  Peran Orang Tua Sangat Penting, Ini Cara Efektif Mendampingi Anak Belajar di Rumah

Dukungan Infrastruktur Stasiun Bumi

Untuk mendukung operasional satelit-satelit tersebut, BRIN saat ini telah memiliki sejumlah stasiun bumi yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia, di antaranya Agam, Bogor, Parepare, dan Biak.

Keberadaan infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat pengolahan data satelit sekaligus meningkatkan efektivitas pemantauan wilayah Indonesia secara menyeluruh.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================