
Kedua, memperkuat pengendalian internal melalui identifikasi dini terhadap celah keamanan, kelemahan sistem, serta potensi inefisiensi anggaran, sehingga mitigasi risiko dapat dilakukan lebih cepat.
Ketiga, mendukung pembangunan zona integritas menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Sosialisasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah awal sebelum dilakukan audit lebih mendalam terhadap infrastruktur dan aplikasi kritikal di perangkat daerah,” jelasnya.
Ia juga mengimbau seluruh kepala perangkat daerah untuk memberikan dukungan penuh, bersikap terbuka, serta aktif berkolaborasi dengan tim auditor dan tenaga ahli agar proses audit berjalan optimal.
Sejumlah perangkat daerah telah ditetapkan sebagai objek audit TIK tahun ini, termasuk dinas teknis dan rumah sakit daerah. Diskominfo meminta agar seluruh pihak terkait segera melakukan persiapan guna mendukung kelancaran pelaksanaan audit.
“Kegiatan ini pada dasarnya untuk membantu kita semua, agar sistem yang dimiliki bisa berjalan maksimal, aman, dan terintegrasi, serta terhindar dari risiko kegagalan maupun gangguan keamanan,” tambahnya.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap tercipta tata kelola TIK yang lebih baik, terintegrasi, dan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














