Danau Natron di Tanzania: Indah Berwarna Merah, Namun Mematikan

Danau Natron
Ilustrasi Danau Natron di Tanzania. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Di kawasan Afrika Timur, tepatnya di Tanzania, terdapat sebuah danau yang menarik perhatian dunia karena warnanya yang kemerahan.

Danau tersebut adalah Danau Natron, yang dikenal tidak hanya karena keindahannya, tetapi juga karena kondisi ekstrem yang membuatnya berbahaya bagi sebagian besar makhluk hidup.

Kandungan Kimia yang Ekstrem

Danau Natron termasuk jenis “danau soda”, yaitu perairan dengan kadar natrium karbonat dan senyawa alkali lainnya yang sangat tinggi. Tingkat keasaman (pH) danau ini bisa mencapai 10,5, hampir setara dengan larutan amonia.

Kondisi tersebut membuat air danau bersifat korosif. Hewan yang mati di sekitarnya kerap mengalami proses pengawetan alami, hingga tampak seperti batu atau mumi karena terlapisi mineral.

BACA JUGA :  Wali Murid di Sukaraja Keluhkan Sistem SPMB Kabupaten Bogor 2026

Danau ini terbentuk dari aktivitas vulkanik yang menghasilkan endapan natrium dan kalsium karbonat dalam jumlah besar. Karena tidak memiliki aliran keluar menuju sungai atau laut, konsentrasi zat kimia di dalamnya tetap tinggi sepanjang waktu.

Lingkungan Ekstrem yang Sulit Dihuni

Tidak banyak makhluk hidup yang mampu bertahan di lingkungan sekeras Danau Natron. Airnya bahkan dapat menyebabkan iritasi serius pada kulit dan mata.

BACA JUGA :  Kepribadian Seseorang Bisa Terlihat dari Cuaca Favoritnya, Benarkah?

Namun, ada beberapa spesies yang berhasil beradaptasi, salah satunya adalah flamingo kecil. Burung ini justru menjadikan danau tersebut sebagai lokasi berkembang biak utama.

Diperkirakan jutaan flamingo kecil di Afrika Timur menetas di kawasan ini. Mereka memiliki kulit kaki yang kuat sehingga mampu bertahan dari kondisi air yang panas dan basa.

Selain itu, ikan seperti nila juga dapat hidup di area tertentu yang kondisinya sedikit lebih bersahabat.

Suhu Tinggi dan Perubahan Ukuran Danau

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================