
BOGORTODAY.COM – Jembatan penyeberangan orang (JPO) senilai Rp 90 miliar di simpang Jalan Raya Tegar Beriman-Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditargetkan rampung pada 25 Mei 2026, sebelum peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 pada 3 Juni mendatang. Hingga kini, progres pengerjaan telah mencapai 70 persen dan seluruhnya dibiayai dana corporate social responsibility (CSR) dari sebuah perusahaan swasta.
JPO itu dibangun di salah satu titik persimpangan tersibuk di kawasan Cibinong, ibu kota Kabupaten Bogor, yang selama ini belum memiliki fasilitas penyeberangan yang memadai bagi pejalan kaki. Keberadaannya diharapkan meningkatkan keselamatan warga sekaligus menata kawasan pusat pemerintahan kabupaten.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan pihaknya optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu.
“Sekarang sudah sekitar 70 persen. Target maksimal tanggal 25 Mei selesai, jadi masih ada waktu sekitar 21 hari ke depan. Insyaallah bisa rampung tepat waktu,” ujar Eko, Kamis (7/5/2026).
Mengenai sumber pendanaan, Eko memastikan seluruh anggaran berasal dari CSR perusahaan swasta. Meski demikian, ia mengaku tidak ingat persis nama perusahaan yang dimaksud.
“CSR, PT apa gitu, saya lupa. Tapi yang jelas dari perusahaan. Kurang lebih 90 miliar,” kata Eko.
Hingga berita ini diturunkan, identitas perusahaan pemberi CSR belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut.
Eko menambahkan, JPO tersebut tidak sekadar difungsikan sebagai fasilitas penyeberangan pejalan kaki. Pemerintah Kabupaten Bogor merancang jembatan itu sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan warga untuk beraktivitas, termasuk berfoto dan menikmati pemandangan kawasan ibu kota kabupaten.
“Konsepnya bukan hanya untuk penyeberangan saja, tapi juga bisa dimanfaatkan warga untuk beraktivitas, seperti berfoto dan menikmati suasana,” jelasnya.
Sebagai sentuhan akhir, JPO itu akan menampilkan unsur budaya Sunda pada desain visualnya. Pemkab Bogor juga tengah mempersiapkan sejumlah layar videotron yang akan dipasang di lokasi.
“Secara konsep tentu ada unsur budaya Sunda. Kita juga siapkan beberapa videotron, nanti akan terlihat dalam beberapa minggu ke depan,” tutup Eko.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















