
BOGORTODAY.COM – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi meminta agar Kirab Milangkala Tatar Sunda tidak berhenti sebagai acara seremonial. Baginya, gelaran tahunan itu harus berdampak nyata pada ekonomi warga, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang selama ini kerap hanya menjadi penonton di pinggir panggung budaya.
Penegasan itu ia sampaikan saat meninjau langsung kondisi lapangan dalam kirab yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperingati Hari Tatar Sunda 2026, Jumat (8/5/2026), dengan rute dari Museum Pajajaran Batutulis hingga Lawang Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat.
“Harapannya kegiatan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, memperkuat kebersamaan antardaerah, serta menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap sejarah dan budaya daerah,” ujar Ade.
Jaro Ade, sapaan akrabnya menilai antusiasme warga yang memadati sepanjang rute kirab sebagai peluang yang sayang jika tidak dioptimalkan. Ia juga memastikan kesiapan petugas kesehatan di lapangan serta berkoordinasi dengan unsur TNI dan Polri yang mengamankan sepanjang rute.
Kirab yang turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Raja Keraton Sumedang Larang Sri Radya HRI Lukman Soemadisoeria itu menjadi salah satu upaya Jawa Barat merawat identitas Sunda sekaligus menjembatani tradisi leluhur dengan generasi muda.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















