
Langkah intervensi ini menyasar 59 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Tegallega yang tercatat membutuhkan perhatian khusus terkait gizi keluarga.
“Kami berharap bantuan ini dapat mendukung kebutuhan gizi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Di sela kegiatan sosial, pihak manajemen juga melakukan sosialisasi terbuka mengenai sistem pengelolaan lingkungan di kawasan Botani dan Hotel Santika. Manajemen memastikan bahwa seluruh limbah cair diolah secara ketat melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).
Parameter keberhasilan pengolahan air (effluent) dipantau melalui uji laboratorium independen setiap bulan. Hal ini dilakukan untuk menjamin kualitas air tetap berada di bawah baku mutu yang ditetapkan pemerintah, dengan pengawasan dan pelaporan rutin kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Lebih lanjut, Lanny menegaskan langkah-langkah keberlanjutan yang telah diambil perusahaan, di antaranya penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan operasional. Kemudian, pengurangan penggunaan air tanah secara bertahap guna menjaga cadangan air tanah di wilayah Bogor.
“Kami ingin terus bertumbuh bersama masyarakat dan menjaga lingkungan secara bertanggung jawab. Kami sangat terbuka terhadap masukan warga agar kolaborasi baik ini terus terjalin,” pungkas Lanny.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















