Sony Naikkan Harga PS5 Dua Kali, Penjualan Konsol Anjlok di Tengah Krisis Memori

Meski menghadapi berbagai tantangan, Sony tetap optimistis terhadap masa depan bisnis gaming mereka. Perusahaan memperkirakan laba dapat meningkat hingga 30 persen pada tahun fiskal berikutnya. Optimisme tersebut salah satunya dipengaruhi antusiasme pasar terhadap peluncuran Grand Theft Auto VI yang diprediksi mampu mendongkrak penjualan perangkat dan layanan game.

Di sisi lain, Sony juga mulai mengisyaratkan tingginya biaya pengembangan konsol generasi selanjutnya yang diyakini akan hadir dengan nama PlayStation 6. Perusahaan menyebut investasi besar untuk platform baru akan memberi tekanan terhadap keuntungan perusahaan pada beberapa tahun mendatang.

BACA JUGA :  Mengapa Banyak Orang Mulai Menghindari Berita? Mengenal Fenomena News Fatigue dari Sisi Psikologi

Sony mengungkapkan bahwa proyeksi laba operasional tahun fiskal 2026 cenderung stagnan karena meningkatnya investasi pengembangan perangkat generasi berikutnya. Hal tersebut menjadi sinyal bahwa biaya produksi dan riset untuk konsol terbaru diperkirakan jauh lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.

Meski begitu, perusahaan menegaskan bahwa seluruh target bisnis masih sangat bergantung pada ketersediaan memori global. Sony mengklaim telah mengamankan pasokan minimum memori agar produksi dan penjualan PS5 tetap berjalan hingga musim liburan akhir tahun 2026.

BACA JUGA :  Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap, Kenaikan Hanya Berlaku untuk Produk Non-Subsidi

Perusahaan juga menyatakan strategi penjualan perangkat keras PS5 pada tahun fiskal mendatang akan disesuaikan dengan jumlah memori yang tersedia di pasar serta harga komponen yang dinilai masih cukup tinggi.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================