
Saat ini, Dedie Rachim mengungkapkan bahwa timbulan sampah di Kota Bogor mencapai sekitar 1.000 ton per hari dan diperkirakan akan terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas masyarakat dan perkembangan wilayah perkotaan.
“Kalau timbulan sampah di Kota Bogor sekitar 1.000 ton per hari, maka dengan dua tempat ini kita bisa selesaikan dan tuntaskan. Sebab timbulan sampah masa depan itu pasti akan bertambah banyak, bukan berkurang,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik merupakan bagian penting dalam menjaga kebersihan kota sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.
Selan itu, ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah tetap membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya dalam pemilahan sampah dari rumah tangga serta penguatan pengelolaan berbasis masyarakat melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dan bank sampah.
“PSEL dapat mengolah sampah campuran dalam kapasitas besar, namun pemilahan jenis sampah yang masih bernilai ekonomi justru memperkuat potensi peningkatan peran bank sampah dan TPS3R yang selama ini menjadi mitra strategis Pemkot,” ujar Dedie Rachim.
Persoalan utama sampah saat ini masih didominasi oleh sampah rumah tangga yang mencapai sekitar 55 persen, termasuk residu seperti popok bayi, pembalut, serta sampah plastik bernilai ekonomi rendah seperti sachet dan bungkus mi instan.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa apabila pembangunan PSEL di 33 daerah sasaran dapat terlaksana, maka sekitar 22 persen persoalan kedaruratan sampah di kota dan kabupaten dengan timbulan sampah di atas 1.000 ton per hari dapat terselesaikan.
Adapun untuk daerah dengan timbulan sampah di bawah angka tersebut, penanganan akan dilakukan melalui metode yang lebih sesuai sebagaimana disampaikan Kepala BRIN, Arif Satria.
“Dengan adanya dua lokasi ini, maka harapan Kota Bogor untuk terus mempertahankan kebersihan di wilayah tentu akan lebih mudah tercapai. Tetapi dengan catatan bahwa TPS3R, bank sampah dan pemilahan sampah dari rumah itu tetap harus dilaksanakan agar pemanfaatannya lebih efektif dan efisien,” pungkasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















