Mengapa Manusia Sangat Menyukai Kucing? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kucing
Ilustrasi Kucing dan Manusia. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Kucing menjadi salah satu hewan peliharaan paling populer di dunia. Tingkahnya yang menggemaskan, wajah lucu, hingga sifat manja yang dimilikinya sering kali membuat banyak orang merasa nyaman dan bahagia saat berada di dekatnya.

Tidak sedikit pula orang yang menganggap kucing sebagai teman setia untuk menemani aktivitas sehari-hari.

Ternyata, ketertarikan manusia terhadap kucing bukan sekadar kebiasaan atau tren semata. Para peneliti menemukan bahwa ada faktor biologis dan psikologis yang membuat manusia secara alami tertarik pada hewan berbulu ini.

Kucing Memiliki Ciri Mirip Bayi Manusia

Salah satu alasan utama manusia menyukai kucing berkaitan dengan konsep “baby schema” atau skema bayi. Konsep ini diperkenalkan oleh ilmuwan Konrad Lorenz yang menjelaskan bahwa manusia secara naluriah tertarik pada makhluk dengan ciri-ciri tertentu, seperti:

  • Mata besar
  • Wajah bulat
  • Hidung kecil
  • Bentuk tubuh mungil
BACA JUGA :  8 Makanan Tinggi Serat yang Bantu Lancarkan Pencernaan Secara Alami

Ciri-ciri tersebut identik dengan bayi manusia. Menariknya, anak kucing juga memiliki karakteristik serupa. Karena itulah, otak manusia memberikan respons emosional yang kuat ketika melihat kucing, terutama anak kucing yang terlihat lucu dan menggemaskan.

Respons ini sebenarnya merupakan bagian dari naluri alami manusia untuk merawat dan melindungi keturunan. Namun, naluri tersebut juga bisa muncul saat melihat hewan lucu maupun karakter animasi.

Sifat Kucing Membuat Manusia Merasa Spesial

Berbeda dengan beberapa hewan lain yang cenderung mudah akrab, kucing dikenal memiliki sifat yang lebih selektif dalam menunjukkan perhatian. Mereka tidak selalu datang ketika dipanggil atau ingin dibelai setiap saat.

BACA JUGA :  Jangan Langsung Masuk Rumah Setelah Gempa, Kenali Tanda-Tanda Bangunan Berbahaya

Justru sikap inilah yang membuat banyak orang semakin tertarik. Ketika seekor kucing menunjukkan rasa sayang atau mendekat kepada pemiliknya, manusia merasa lebih dihargai dan spesial. Interaksi yang tidak selalu bisa ditebak itu menciptakan ikatan emosional yang kuat antara manusia dan kucing.

Bermain dengan Kucing Bisa Mengurangi Stres

Selain memberikan hiburan, interaksi dengan kucing ternyata juga berdampak positif bagi kesehatan tubuh dan mental. Saat seseorang mengelus atau bermain bersama kucing, tubuh akan memproduksi beberapa hormon yang berkaitan dengan rasa nyaman dan bahagia.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================