
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kekurangan serat dapat berdampak pada gangguan pencernaan, metabolisme tubuh, hingga meningkatkan risiko penyakit serius.
Dikutip dari laman EatingWell, berikut sederet manfaat makan serat setiap hari yang telah dibuktikan secara ilmiah.
- Membantu menurunkan berat badan
Serat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan makan berlebihan. Sebuah studi terhadap 4.500 orang menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi makanan tinggi serat seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat menurunkan berat badan rata-rata hingga 3,3 kilogram.
- Membantu menjaga berat badan ideal
Asupan serat yang cukup berperan dalam mencegah obesitas dan berbagai kondisi kronis terkait. Serat membantu menstabilkan gula darah, menurunkan peradangan, serta menjaga metabolisme tetap optimal dalam jangka panjang.
- Mengurangi risiko diabetes tipe 2
Konsumsi serat, baik larut maupun tidak larut, terbukti dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Serat membantu mengontrol kadar gula darah, memperbaiki keseimbangan mikrobioma usus, dan mengurangi peradangan.
- Menurunkan risiko penyakit jantung
Serat larut berperan dalam menurunkan kadar kolesterol dengan menghambat penyerapan lemak di usus. Asupan serat yang tinggi juga berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular berkat sifat anti-inflamasinya.
- Meningkatkan jumlah bakteri baik di usus
Serat menjadi sumber makanan utama bagi bakteri baik di usus. Proses fermentasi serat menghasilkan asam lemak rantai pendek yang membantu menurunkan peradangan dan meningkatkan fungsi pencernaan. Perubahan positif pada mikrobioma bahkan dapat terlihat hanya dalam beberapa hari.
- Menurunkan risiko beberapa jenis kanker
Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi serat dari biji-bijian utuh dengan penurunan risiko kanker kolorektal. Sementara itu, serat dari buah dan serat larut juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara.
- Berpotensi memperpanjang usia
Tinjauan berbagai studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi serat dalam jumlah cukup memiliki risiko kematian lebih rendah akibat penyakit jantung, kanker, maupun penyebab lainnya, bahkan pada individu dengan kondisi kesehatan tertentu.
- Melancarkan buang air besar
Serat membantu melunakkan dan menambah massa feses sehingga mempermudah pergerakan usus. Penelitian menunjukkan bahwa serat psyllium sangat efektif untuk mengatasi sembelit kronis, terutama jika dikombinasikan dengan asupan cairan yang cukup.
- Mendukung proses detoks alami tubuh
Serat berperan sebagai penyaring alami yang mengikat lemak tidak sehat serta berbagai zat berbahaya dari lingkungan. Serat tidak larut membantu mempercepat proses pembuangan sehingga mengurangi paparan zat beracun dalam tubuh.
- Menjaga kekuatan tulang
Jenis serat larut tertentu bersifat prebiotik dan dapat meningkatkan penyerapan mineral seperti kalsium di usus besar. Mikrobioma usus yang sehat juga membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan penyerapan nutrisi penting lainnya untuk kesehatan tulang.
Dengan demikian, manfaat makan serat setiap hari jauh melampaui sekadar mencegah sembelit. Mulai dari menjaga berat badan, menurunkan risiko penyakit kronis, meningkatkan kesehatan usus, hingga berpotensi memperpanjang usia, semuanya menegaskan pentingnya memenuhi kebutuhan serat harian.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















