Berapa Kali Sebaiknya Mencuci Beras? Ini Penjelasan yang Jarang Diketahui

Mencuci Beras
Ilustrasi Mencuci Beras. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Mencuci beras sebelum dimasak sudah menjadi kebiasaan umum di banyak rumah tangga. Sebagian orang bahkan memiliki aturan tersendiri, mulai dari mencuci beras tiga kali hingga membilasnya sampai air benar-benar bening.

Banyak yang percaya semakin sering beras dicuci, maka hasil nasi akan lebih bersih dan sehat. Namun, benarkah mencuci beras berkali-kali merupakan cara terbaik?

Ternyata, para ahli menyebut bahwa mencuci beras terlalu sering tidak selalu memberikan manfaat lebih. Bahkan, kebiasaan tersebut bisa memengaruhi kandungan nutrisi di dalam beras.

Mengapa Beras Perlu Dicuci?

Pada dasarnya, mencuci beras memang dianjurkan sebelum dimasak. Tujuan utamanya adalah membersihkan debu, kotoran ringan, serta sisa pati di permukaan beras.

Pati inilah yang membuat air cucian beras terlihat keruh. Dengan membilasnya, tekstur nasi biasanya menjadi tidak terlalu lengket setelah matang.

Namun, proses pencucian sebenarnya tidak perlu dilakukan berulang kali sampai air benar-benar jernih.

Cukup Dicuci 1–2 Kali

Berdasarkan sejumlah penelitian di bidang ilmu pangan, tidak ada aturan baku yang menyebut beras harus dicuci berkali-kali.

Pembilasan sebanyak satu hingga dua kali umumnya sudah cukup untuk membersihkan permukaan beras. Setelah air terlihat lebih jernih, beras sudah dapat dimasak.

BACA JUGA :  4 Area Rumah yang Wajib Dibersihkan Setiap Minggu Agar Tetap Nyaman dan Sehat

Jika terus dicuci berulang-ulang, sebagian zat gizi penting pada beras justru bisa ikut larut dan terbuang bersama air.

Terlalu Sering Mencuci Bisa Mengurangi Nutrisi

Selain menghilangkan kotoran, proses pencucian juga dapat mengurangi kandungan mineral alami dalam beras seperti:

  • Magnesium
  • Kalium
  • Fosfor

Semakin sering beras dicuci, semakin besar kemungkinan nutrisi tersebut ikut hilang. Karena itu, mencuci beras secara berlebihan tidak selalu membuatnya lebih sehat.

Air keruh pada cucian beras sebagian besar berasal dari pati alami, bukan semata-mata kotoran berbahaya.

Apakah Mencuci Beras Bisa Menghilangkan Arsenik?

Sebagian orang mencuci beras dengan tujuan mengurangi kandungan arsenik. Namun, efeknya ternyata tidak terlalu signifikan.

Membilas beras sebelum dimasak hanya membantu mengurangi arsenik dalam jumlah kecil. Cara yang dianggap lebih efektif adalah memasak beras menggunakan air berlebih, lalu membuang sisa airnya setelah matang.

Metode ini memang dapat menurunkan kadar arsenik hingga sekitar 40–60 persen. Namun, ada konsekuensinya karena sejumlah nutrisi penting seperti folat, zat besi, niasin, dan tiamin juga ikut berkurang.

Karena itu, perlu pertimbangan antara manfaat dan dampaknya terhadap kandungan gizi nasi.

Tidak Semua Jenis Beras Perlu Dicuci

Hal yang sering tidak disadari adalah beberapa jenis beras justru tidak dianjurkan untuk dicuci.

BACA JUGA :   Review Film Backrooms (2026): Terjebak dalam Ruang Sunyi yang Membingungkan dan Mengganggu

Pada Beras Fortifikasi atau enriched rice, kandungan vitamin dan mineral tambahan dapat hilang saat beras dibilas.

Karena itu, jika pada kemasan tertulis “do not rinse” atau tidak perlu dicuci, sebaiknya petunjuk tersebut diikuti agar nutrisi tambahan tetap terjaga.

Panduan Sederhana Mencuci Beras

Berikut cara mencuci beras yang lebih tepat di rumah:

  1. Beras Biasa

Cukup bilas satu hingga dua kali sampai air terlihat lebih bersih. Tidak perlu menunggu air benar-benar bening.

  1. Beras Fortifikasi

Periksa petunjuk pada kemasan. Jika dianjurkan tidak dicuci, sebaiknya langsung dimasak.

  1. Jika Ingin Mengurangi Arsenik

Gunakan metode memasak dengan air lebih banyak, lalu buang sisa airnya. Namun, pahami bahwa sebagian nutrisi juga dapat ikut hilang.

Mencuci Beras Secukupnya Lebih Baik

Mencuci beras memang penting untuk menjaga kebersihan dan membantu menghasilkan tekstur nasi yang lebih baik. Namun, mencuci terlalu sering bukan berarti hasilnya semakin sehat.

Yang terpenting adalah memahami tujuan pencucian dan menyesuaikannya dengan jenis beras yang digunakan. Dengan cara yang tepat, nasi tetap bersih tanpa kehilangan terlalu banyak kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================