
Menurutnya, sejarah peradaban dunia menunjukkan bahwa kehancuran bangsa tidak hanya datang dari ancaman luar, tetapi juga dari kerusakan internal, termasuk penyalahgunaan zat adiktif yang merusak generasi muda.
“Bangsa yang besar bisa runtuh jika generasinya lemah karena narkotika dan obat-obatan. Ini bukan hanya isu kesehatan, tapi juga isu ketahanan nasional,” tegasnya.
Kemudian, Kepala Balai POM Bogor Jeffeta Pradeko Putra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi rencana aksi nasional yang melibatkan pemerintah daerah, akademisi, aparat penegak hukum, komunitas, serta dunia usaha.
Program ini juga akan dilanjutkan dengan intervensi edukasi ke ribuan sekolah di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) secara berkelanjutan.
Melalui sinergi BPOM, UNHAN, serta dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bogor dan pemerintah daerah lainnya. Aksi Nasional ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang masif, terstruktur, dan berkelanjutan.
” Tentunya dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan OOT,” imbuhnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















