
“Melalui program TMMD dan karya bakti, kami akan terus mengoptimalkan pembangunan di Kabupaten Bogor. Kami ingin pelayanan infrastruktur benar-benar menyentuh hingga titik terujung wilayah Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.
Ia menambahkan, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
“TMMD di Kecamatan Cigudeg ini tidak hanya membangun infrastruktur seperti jalan, tempat ibadah, dan MCK, tetapi juga membangun sumber daya manusia. Berbagai penyuluhan seperti perang terhadap narkoba dan judi online menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat,” tutupnya.
Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Rizal Dwijayanto menjelaskan, pembangunan jalan menjadi salah satu sasaran utama dalam TMMD ke-128 karena sebelumnya kondisi jalan rusak dan belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
“Dalam kegiatan TMMD kali ini, kami telah melaksanakan pembangunan jalan sepanjang 5,2 kilometer dengan lebar 3 meter. Selain itu juga membangun lima unit rumah tidak layak huni, lima unit MCK, lima saluran air bersih, rehabilitasi satu mushola, penanaman pohon keras di sepanjang jalur jalan, serta kegiatan ketahanan pangan seluas satu hektar,” ujar Rizal saat upacara penutupan TMMD.
Ia mengungkapkan, sebelum dibangun melalui program TMMD, kondisi jalan di lokasi tersebut cukup memprihatinkan dan menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Sebelumnya jalan tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Selain kontur jalannya naik turun, kondisinya juga rusak sehingga menyulitkan masyarakat dalam aktivitas pendidikan maupun kegiatan ekonomi,” jelasnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















