
Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas menjelaskan, kegiatan berlangsung di titik P2C atau pertemuan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas yang bermuara menjadi Kali Bekasi.
Ia mengungkapkan, kondisi sungai saat ini menunjukkan perubahan yang cukup signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya. Jika dahulu warna air Sungai Cileungsi dikenal hitam akibat pencemaran, kini kondisi air mulai tampak lebih jernih dan sehat.
“Alhamdulillah, 1,5 tahun terakhir sungai mulai terlihat bersih, sudah tidak hitam lagi. Bahkan ikan tawes dan mujair mulai muncul kembali. Ini menandakan kualitas air sungai semakin baik,” ungkapnya.
Selain persoalan pencemaran, KP2C juga menyoroti pentingnya penanganan banjir di wilayah Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















