
Para ulama qiraat memiliki perbedaan pendapat mengenai jumlah sifatul huruf dalam ilmu tajwid. Perbedaan ini muncul karena variasi metode klasifikasi yang digunakan.
Sebagian ulama berpendapat jumlah sifatul huruf adalah 14, dengan tidak memasukkan sifat idzlaq dan lin serta menambahkan ghunnah sebagai sifat tersendiri.
Kelompok lain berpendapat jumlahnya 16 sifat sebagaimana yang diikuti oleh Imam As-Syathibi, pendapat yang cukup banyak dijadikan rujukan dalam kitab-kitab tajwid klasik.
Sementara itu, Imam al-Jazari berpendapat bahwa jumlah sifatul huruf mencapai 17 sifat. Bahkan, ada pendapat yang menyebut hingga 24 sifat. Perbedaan ini menunjukkan luasnya kajian tajwid dan kekayaan khazanah keilmuan Islam dalam memahami karakter huruf-huruf Al-Qur’an.
Jenis-jenis Sifatul Huruf
Berikut beberapa contoh sifatul huruf menurut pendapat al-Jazari dan As-Syathibi:
- Hams dan Jahr
Berkaitan dengan aliran udara saat huruf diucapkan.
- Hams: udara mengalir keluar (ف ح ث هـ ش خ ص س ك ت).
- Jahr: udara tertahan (selain huruf hams).
- Syiddah dan Rakhawah
Menggambarkan kuat atau tidaknya suara.
- Syiddah: suara tertahan kuat (ء ج د ق ط ب ك ت).
- Rakhawah: suara mengalir (selain huruf syiddah).
- Isti’la dan Istifal
Berkaitan dengan posisi lidah.
- Isti’la: lidah terangkat (خ ص ض ط ظ غ ق).
- Istifal: lidah merendah (selain huruf isti’la).
- Ithbaq dan Infitah
Menjelaskan kondisi langit-langit mulut.
- Ithbaq: lidah menempel pada langit-langit (ص ض ط ظ).
- Infitah: lidah tidak menutup langit-langit (selain huruf ithbaq).
- Shafir
Menghasilkan bunyi desisan (ص ز س). - Tafassyi dan Istithalah
- Tafassyi: udara menyebar luas (ش).
- Istithalah: makhraj memanjang (ض).
- Inhiraf dan Takrir
- Inhiraf: bunyi sedikit menyimpang dari makhraj (ل ر).
- Takrir: getaran berulang pada huruf ر.
- Qalqalah
Menimbulkan bunyi pantulan (ق ط ب ج د). - Idzlaq dan Ishmat
- Idzlaq: huruf mudah diucapkan (ف ر م ن ل ب).
- Ishmat: selain huruf idzlaq.
- Ghunnah
Sifat dengung pada huruf ن dan م ketika sukun atau tasydid. - Al-Hawi
Huruf yang memiliki ruang makhraj luas, yaitu Alif (ا). - Mad wal Lin
Sifat panjang atau lembut pada huruf mad: Alif (ا), Wawu (و), dan Ya (ي) ketika didahului harakat tertentu.
Pentingnya Memahami Sifatul Huruf
Memahami sifatul huruf membantu seorang muslim membaca Al-Qur’an dengan lebih tepat, fasih, dan sesuai kaidah. Setiap huruf memiliki karakter unik yang harus dijaga agar makna ayat tetap terpelihara.
Dengan mempelajari tajwid secara menyeluruh—baik makharijul huruf maupun sifatul huruf—bacaan Al-Qur’an tidak hanya menjadi indah didengar, tetapi juga benar secara hukum dan makna.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















