
BOGORTODAY.COM – SMKN 1 Cibinong memperketat penerimaan siswa baru setelah ditetapkan sebagai sekolah Manusia Unggul (Maung) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mulai tahun ajaran baru, calon siswa hanya bisa masuk melalui jalur prestasi, baik nilai rapor maupun kejuaraan nonakademik.
Jalur prestasi yang dibuka mencakup nilai rapor serta kejuaraan akademik seperti olimpiade matematika, kimia, dan fisika. Dengan mekanisme itu, hanya siswa berprestasi yang dapat lolos seleksi masuk.
Kepala SMKN 1 Cibinong Yadi Rahmat Karya mengatakan, seleksi ketat tersebut bertujuan melahirkan lulusan yang lebih berkualitas.
“Akan lahir dari penerimaan siswa yang baik, murid yang baik,” kata Yadi, Senin (25/5/2026).
Seiring pengetatan seleksi, kuota penerimaan pun dipangkas. SMKN 1 Cibinong hanya akan menerima 704 siswa yang terbagi dalam 22 rombongan belajar. Yadi berharap passing grade yang ditetapkan dapat terpenuhi dari para pendaftar.
Penetapan status sekolah Maung juga mendorong perubahan lebih luas. Pihak sekolah akan memperbarui kurikulum sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik. Yadi menyambut positif program tersebut meski persiapannya dinilai singkat.
“Kurikulum harus banyak perubahan. Guru-guru juga mesti mengupdate diri,” ujarnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















