Keutamaan Puasa Arafah dan Hikmah di Baliknya

Puasa Arafah
Keutamaan Puasa Arafah dan Hikmah di Baliknya. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Puasa Arafah menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam ketika memasuki bulan Zulhijah. Ibadah ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Zulhijah, bertepatan dengan momen para jemaah haji menjalankan wukuf di Padang Arafah.

Banyak kaum muslimin menantikan puasa ini karena diyakini memiliki pahala besar serta menjadi sarana penghapus dosa.

Hari Arafah sendiri memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Pada hari tersebut, jutaan jemaah haji berkumpul di Arafah dengan mengenakan pakaian ihram sebagai lambang kesederhanaan, ketundukan, dan kepasrahan kepada Allah SWT.

Sementara itu, umat Islam yang tidak sedang berhaji dianjurkan memperbanyak amal ibadah, termasuk menjalankan puasa sunnah Arafah.

BACA JUGA :  Beasiswa Kemenpora-LPDP 2026 Tahap 2 Resmi Dibuka, Atlet dan Pelaku Olahraga Berpeluang Kuliah S2-S3 Gratis

Dasar Hadis Tentang Puasa Arafah

Keutamaan puasa Arafah dijelaskan langsung dalam hadis Rasulullah SAW. Dalam riwayat sahih yang diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Qatadah RA, Rasulullah SAW menerangkan bahwa puasa Arafah dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa selama dua tahun, yaitu dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.

Berikut bunyi hadis tersebut:

سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ عَنْ صَوْمِ يَوْمَ عَرَفَةً؟ قَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ

Artinya:
“Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, lalu beliau menjawab, ‘Puasa itu dapat menghapus dosa setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang.’” (HR Muslim)

Hadis ini menjadi landasan utama mengapa puasa Arafah sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik, Si Jago Merah Lalap Rumah Warga di Cileungsi

Hukum Puasa Arafah bagi Jemaah Haji

Meskipun memiliki keutamaan luar biasa, puasa Arafah tidak berlaku sama bagi seluruh umat Islam. Mayoritas ulama menjelaskan bahwa puasa ini disunnahkan bagi muslim yang tidak sedang berhaji.

Sementara bagi jemaah yang sedang menjalankan ibadah haji dan berada di Padang Arafah, hukum berpuasa menjadi makruh. Hal tersebut bertujuan agar para jemaah tetap memiliki kekuatan fisik dan stamina saat menjalankan rangkaian ibadah haji, khususnya ketika wukuf yang merupakan rukun utama haji.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================