Pemkab Bogor Pacu Tiga Kawasan Ekonomi Baru dari Timur hingga Barat

Ekonomi Baru
Foto udara hamparan lahan pertanian di wilayah Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Bogor tengah mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di sejumlah kawasan, termasuk memanfaatkan potensi lahan di wilayah timur dan tengah untuk mendorong pemerataan pembangunan daerah. FOTO : IST.

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat merampungkan land clearing untuk pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur, tepatnya di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Kemajuan serupa juga dicatat di wilayah barat, dengan sejumlah ruas jalan yang dituntaskan dan pembangunan sport center akademik nasional di Rancabungur yang menjadi prioritas tahun ini.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan, pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru Kabupaten Bogor saat ini berjalan di tiga kawasan sekaligus, yakni Desa Sukaresmi di wilayah timur, Kecamatan Cigudeg di wilayah tengah, serta Kecamatan Rancabungur di wilayah barat.

BACA JUGA :  Unggul Medali Perak, Kontingen Pencak Silat Kota Bogor Sabet Juara Umum Popwilda I Jabar 2026

Di wilayah timur, selain land clearing yang telah rampung, pembangunan ruas jalan dari Transyogi hingga Desa Sukaresmi juga telah diselesaikan.

“Anggaran pembiayaannya sudah disetujui oleh DPRD Kabupaten Bogor,” kata Rudy.

Bergeser ke wilayah tengah, pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kecamatan Cigudeg yang berlokasi di lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) masih dalam proses administrasi. Pemkab Bogor tengah menyelesaikan tahapan penguasaan lahan yang hingga kini masih berstatus milik PTPN.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Pantau Penyaluran MBG di SDN Babakan Madang 03

Adapun di wilayah barat, Pemkab Bogor menetapkan dua program nasional sebagai prioritas. Pertama, pembangunan sport center akademik di Rancabungur. Kedua, program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dijadwalkan groundbreaking pada Juni mendatang.

Untuk mendukung konektivitas di wilayah barat, sejumlah ruas jalan juga telah dituntaskan pada 2026, meliputi Malasari, Rumpin, dan Parung Panjang.

“Ada beberapa yang kami intervensi dan kami tuntaskan di tahun 2026,” ujar Rudy.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================