Berontak Saat Diikat, Sapi Kurban Tercebur Lubang Kotoran 3 Meter

Sapi
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mengevakuasi seekor sapi kurban jenis limosin yang terperosok ke dalam lubang pembuangan kotoran hewan sedalam tiga meter di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (27/5/2026) dini hari. FOTO : DOK. DAMKAR KABUPATEN BOGOR.

BOGORTODAY.COM – Seekor sapi jenis limosin terperosok ke dalam lubang pembuangan kotoran hewan sedalam tiga meter setelah memberontak saat hendak diikat ke pohon oleh pemiliknya di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026) dini hari.

Pemilik sapi segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Cileungsi untuk meminta bantuan sekitar pukul 02.30 WIB. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan enam personel langsung dikerahkan dan tiba di lokasi kejadian pukul 02.50 WIB.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

“Sedang ingin diikat ke pohon, sapi memberontak sehingga terperosok ke pembuangan kotoran hewan kurban dengan kedalaman tiga meter,” ujar Yudi.

Setibanya di lokasi, petugas menilai kondisi lubang dan menyiapkan peralatan evakuasi yang sesuai untuk mengangkat hewan berbobot besar dari dalam lubang. Proses penyelamatan tidak berlangsung mudah mengingat kedalaman lubang dan kondisi dini hari yang minim penerangan.

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

Setelah dua jam berjibaku, sapi berhasil diangkat dari lubang dalam kondisi hidup. Tim kemudian kembali ke Sektor Cileungsi pada pukul 05.15 WIB.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas penampungan hewan kurban menjelang Iduladha. Yudi mengimbau pengelola tempat penampungan hewan untuk memastikan area sekitar kandang bebas dari lubang terbuka yang dapat membahayakan hewan maupun petugas.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================