Waspada! Terlalu Sering Makan Sosis Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan

Sosis
Ilustrasi Sosis. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Sosis memang dikenal sebagai makanan praktis dan lezat. Selain mudah diolah, rasanya yang gurih membuat sosis menjadi pilihan favorit banyak orang, baik untuk sarapan maupun camilan.

Namun di balik kepraktisannya, konsumsi sosis secara berlebihan ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Sosis termasuk dalam kelompok daging olahan yang umumnya mengandung bahan pengawet, garam, dan zat kimia tambahan.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging olahan secara berlebihan berkaitan dengan meningkatnya risiko sejumlah penyakit kronis, termasuk kanker.

Lantas, apa saja yang bisa terjadi jika terlalu sering mengonsumsi sosis?

  1. Mendapat asupan protein, tetapi tidak selalu sehat
BACA JUGA :  Kasus Anak Tewas Diterkam Anjing di Jasinga Masuki Babak Baru, Polisi Sebut Permohonan Damai Tak Hentikan Proses Hukum

Sosis memang mengandung protein cukup tinggi, sekitar 16–20 gram per potong, seperti dikutip dari Eat This, Not That!. Protein berperan penting dalam menjaga kesehatan otot dan membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.

Namun, tidak semua sumber protein tergolong sehat. Banyak produk sosis mengandung lemak jenuh dan bahan tambahan yang justru kurang baik bagi tubuh. Karena itu, konsumsi sosis sebaiknya diimbangi dengan sumber protein yang lebih sehat, seperti ikan, ayam tanpa kulit, tahu, atau tempe.

  1. Kandungan sodium sangat tinggi

Masalah utama dari sosis adalah kandungan natriumnya yang tinggi. Satu potong sosis ukuran 4 ons dapat mengandung lebih dari 900 mg sodium. Jumlah ini hampir setara dengan setengah batas maksimal asupan harian yang direkomendasikan.

BACA JUGA :  Sering Pegal Saat Berada di Ruangan Ber-AC? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sebagai perbandingan, American Heart Association menyarankan konsumsi sodium tidak lebih dari 2.300 mg per hari, dan idealnya di bawah 1.500 mg. Asupan sodium berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan memperbesar risiko penyakit jantung serta stroke.

  1. Tingginya kadar lemak jenuh

Selain tinggi garam, sosis juga mengandung lemak jenuh dalam jumlah besar, yakni sekitar 13 gram per porsi. Padahal, batas konsumsi lemak jenuh yang dianjurkan hanya sekitar 5–6 persen dari total kebutuhan kalori harian.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================