Rice Cooker Bau dan Nasi Jadi Tak Sedap? Ini 5 Kebiasaan yang Sering Tak Disadari

Rice Cooker
Ilustrasi Rice Cooker. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Rice cooker telah menjadi “penyelamat” mayoritas rumah tangga untuk memasak nasi. Cukup sekali tekan tombol, nasi hangat siap disantap. Bahkan, kini rice cooker juga bisa digunakan untuk membuat berbagai menu lain seperti sup, bubur, hingga kue.

Namun di balik kepraktisannya, tak sedikit pengguna mengeluhkan munculnya bau tak sedap dari rice cooker. Bau ini bukan hanya mengganggu, tetapi juga bisa memengaruhi kualitas dan rasa nasi.

Ternyata, tanpa disadari ada beberapa kebiasaan yang bisa membuat rice cooker menjadi bau. Berikut penjelasannya.

  1. Rice Cooker Dibiarkan Kotor

Sisa nasi yang menempel di panci bagian dalam atau di sela-sela tutup sering kali diabaikan. Padahal nasi termasuk makanan berpati yang mudah mengalami fermentasi jika dibiarkan terlalu lama.

BACA JUGA :  Kentang: Sumber Karbohidrat Sehat yang Padat Nutrisi dan Cocok sebagai Pengganti Nasi

Proses fermentasi inilah yang memicu bau asam atau apek. Jika tidak rutin dibersihkan, sisa nasi bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri.

Solusinya, bersihkan panci dan bagian tutup rice cooker setiap selesai digunakan. Pastikan tidak ada sisa nasi yang menempel.

  1. Lupa Membuang Air di Penampungan Uap

Sebagian besar rice cooker memiliki wadah penampung air hasil kondensasi uap selama proses memasak. Air ini harus rutin dibuang.

Jika dibiarkan menggenang terlalu lama, air bisa menjadi sumber bau tak sedap. Apalagi jika rice cooker jarang digunakan, air yang terjebak di dalamnya bisa menimbulkan aroma apek.

BACA JUGA :  Wardatina Mawa Ingin Perceraian Segera Tuntas, Tegaskan Keputusan Sudah Bulat

Biasakan mengecek dan mengosongkan wadah penampungan air setiap selesai memasak.

  1. Diletakkan di Tempat Lembap

Lingkungan yang lembap dan minim sirkulasi udara juga bisa menjadi penyebab rice cooker berbau. Misalnya, diletakkan di rak tertutup, dekat wastafel, atau area dapur yang sering basah.

Kelembapan tinggi membuat bakteri dan jamur mudah berkembang biak. Lama-kelamaan, akan muncul bau apek atau bau seperti kain basah.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================