Kebiasaan Begadang Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Orang Tua
Kebiasaan Begadang Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Orang tua perlu lebih memperhatikan kebiasaan sehari-hari anak, terutama pola tidur dan waktu istirahat. Pasalnya, sejumlah kebiasaan yang terlihat sepele, seperti sering begadang atau kurang tidur, dapat berdampak pada proses tumbuh kembang anak.

Spesialis Anak, dr Mulki Angela, Sp.A, menjelaskan bahwa anak yang terbiasa tidur larut malam memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan pertumbuhan. Menurutnya, tidur merupakan salah satu faktor penting yang mendukung perkembangan fisik maupun kemampuan belajar anak.

“Jangan sampai anak tidur terlalu malam, terutama bagi anak yang masih duduk di bangku sekolah,” ujarnya dalam sebuah acara talkshow kesehatan di Tangerang Selatan.

Ia menuturkan bahwa anak usia sekolah idealnya sudah mulai tidur sekitar pukul 9 malam agar mendapatkan waktu istirahat yang cukup untuk menunjang aktivitas dan pertumbuhannya.

Menurut dr Mulki, saat anak sering begadang, hormon pertumbuhan yang bekerja ketika tidur dapat terganggu. Akibatnya, proses tumbuh kembang anak menjadi kurang optimal.

BACA JUGA :  Kenali Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula, Orang Tua Perlu Waspada

Selain memengaruhi pertumbuhan fisik, kurang tidur juga dapat berdampak pada konsentrasi dan kemampuan anak saat belajar di sekolah. Anak yang kelelahan cenderung lebih sulit fokus dan mudah kehilangan semangat saat beraktivitas.

Nutrisi Tetap Jadi Faktor Penting

Selain tidur yang cukup, pemenuhan gizi seimbang juga memegang peranan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

dr Mulki menjelaskan bahwa anak membutuhkan asupan nutrisi lengkap mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, hingga air untuk membantu proses pertumbuhan tubuh.

Tak hanya itu, beberapa nutrisi penting seperti omega-3, omega-6, dan DHA juga diperlukan untuk mendukung perkembangan otak dan kemampuan belajar anak.

Karena itu, orang tua dianjurkan tidak hanya fokus pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga memastikan anak memiliki pola hidup sehat secara menyeluruh.

BACA JUGA :  8 Kebiasaan Sederhana yang Dapat Membantu Anak Tumbuh Lebih Cerdas dan Percaya Diri

Anak Perlu Aktivitas dan Stimulasi

Menurut dr Mulki, tumbuh kembang anak tidak hanya dipengaruhi makanan dan susu, tetapi juga aktivitas fisik, waktu bermain, serta stimulasi yang tepat.

Anak yang kurang bermain, jarang bergerak, dan tidak memiliki waktu tidur cukup tetap berisiko mengalami gangguan perkembangan meskipun kebutuhan gizinya terpenuhi.

“Banyak orang tua merasa kebutuhan anak sudah cukup karena makanannya bergizi. Padahal, anak juga membutuhkan waktu bermain, tidur cukup, dan stimulasi agar berkembang optimal,” jelasnya.

Karena itu, orang tua diimbau mulai membiasakan pola hidup sehat sejak dini, seperti mengatur jam tidur anak, membatasi penggunaan gawai pada malam hari, serta memastikan anak aktif bergerak dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Dengan pola hidup yang seimbang, tumbuh kembang anak diharapkan dapat berjalan lebih optimal baik secara fisik maupun mental.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================