BOGORTODAY.COM – Tekanan darah tinggi atau hipertensi sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, terutama pola makan sehari-hari. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah penderita hipertensi masih boleh mengonsumsi ikan asin, yang dikenal memiliki kandungan garam tinggi.
Hipertensi sendiri merupakan kondisi ketika tekanan darah berada di atas batas normal. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti stroke, serangan jantung, hingga gagal jantung.
Ikan asin dan risiko bagi penderita hipertensi
Ikan asin atau ikan kering umumnya mengandung kadar garam yang cukup tinggi karena proses pengawetannya menggunakan garam. Kandungan natrium yang berlebihan inilah yang dapat memicu kenaikan tekanan darah.
Karena itu, penderita hipertensi disarankan untuk membatasi konsumsi ikan asin. Asupan garam harian sebaiknya tidak berlebihan agar tekanan darah tetap stabil. Selain ikan asin, beberapa makanan lain yang juga tinggi garam antara lain makanan kalengan, saus instan, acar, hingga daging olahan seperti sosis dan nugget.
Namun, bukan berarti penderita hipertensi harus menghindari ikan sepenuhnya. Ikan tetap merupakan sumber protein yang baik, selama diolah dengan cara sehat dan tanpa tambahan garam berlebih. Untuk menambah rasa, Anda bisa menggunakan bahan alami seperti perasan lemon, yoghurt, atau rempah-rempah.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















