Ubah Kebiasaan Makan Siang, Risiko Tekanan Darah Tinggi Bisa Berkurang

Makan Siang
Ubah Kebiasaan Makan Siang, Risiko Tekanan Darah Tinggi Bisa Berkurang. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Cukup dengan mengubah kebiasaan makan siang, Anda dapat berkontribusi menurunkan risiko tekanan darah tinggi.

Hal ini terungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Jepang. Lantas, seperti apa pola makan siang yang dinilai efektif menjaga tekanan darah tetap stabil?

Hipertensi selama ini dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala, namun dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal. Salah satu faktor utama yang memengaruhi tekanan darah adalah pola makan sehari-hari, terutama asupan garam dan kalium.

BACA JUGA :  Detoks Pascalebaran: Strategi Ampuh Menjaga Kolesterol Tetap Stabil

Makanan Tinggi Garam Picu Risiko Hipertensi

Menurut penelitian terbaru, kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi natrium (garam) dan rendah kalium berkontribusi besar terhadap meningkatnya risiko tekanan darah tinggi.

Sebaliknya, pola makan dengan kandungan natrium rendah dan kalium tinggi berpotensi membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Studi Tentang Kebiasaan Makan Siang

Melansir Eating Well, penelitian ini melibatkan 166 partisipan yang terdiri dari 102 pria dan 64 perempuan dengan usia rata-rata 44 tahun. Seluruh partisipan merupakan pekerja kantoran yang rutin makan siang di kantin tempat kerja.

BACA JUGA :  Google Luncurkan Android 17, Hadirkan Fitur Multitasking hingga Gaming Khusus Ponsel Lipat

Penelitian dilakukan dalam dua periode, masing-masing berlangsung selama empat minggu, yakni periode intervensi dan periode kontrol.

Pada periode intervensi, peserta mendapatkan menu makan siang rendah natrium dan tinggi kalium. Selain itu, mereka juga diminta mengonsumsi satu produk susu—seperti susu atau yogurt—pada setiap waktu makan siang. Produk susu dipilih karena mengandung kalium yang cukup tinggi dan mudah dikonsumsi, meskipun bukan makanan pokok dalam budaya Jepang.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================